www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Atlet Tenis Meja Terusir, Klub HCIYS Terancam Bubar
Jumat, 11-09-2015 - 07:20:00 WIB

TERKAIT:
   
 

SURABAYA, Riau12.com - Pegosongan paksa GOR Tenis Meja HCIYS (Harapan Cahaya Insan Yang Sejati) sudah tiga hari berlalu. Kini yang tersisa hanya duka bagi klub HCIYS. Salah satu klub legendaris tenis meja di Surabaya itu terancam membubarkan diri, lantaran belum memiliki tempat pengganti.

Pasca peristiwa pengosongan GOR HCIYS oleh Dispora dan Pengprov PTMSI Jatim, Senin (7/9) lalu, bukan hanya isi di dalam GOR yang dipaksa keluar. Namun sejumlah atlet HCIYS yang tinggal di mes HCIYS juga terusir dari GOR yang sudah berdiri
sejak 19 tahun lalu itu.

Saat ini, sekitar 20 atlet itu untuk sementara ditampung di salah satu rumah anggota klub HCIYS di kawasan Wiyung, Surabaya. Meski tinggal di rumah yang cukup layak, namun tidak ada lagi aktivitas kegiatan tenis meja seperti saat tinggal di Mess HCIYS.

"Dua hari ini mereka kita tempatkan sementara di rumah salah satu anggota. Belum ada kegiatan latihan, kita ajak rekreasi dulu seperti ke kolam renang. Agar mereka melupakan peristiwa kemarin. Kasihan mereka masih kecil-kecil,"ujar Pelatih Kepala HCIYS,
Hadijudo yang baru tiba dari Jakarta usai menerima penghargaan Haornas dari Presiden Jokowi.

Sejak kemarin, memang ada satu tempat meja pingpong yang dipasang, namun hanya digunakan seadannya secara bergantian. "Kami belum punya tempat pengganti. Sampai sekarang kita belum tahu rencana ke depan. Tidak menutup kemungkinan klub HCIYS ini bubar,"tandasnya.

Hingga saat ini memang belum ada upaya kongkret dari Yayasan Senopati maupun pengelola GOR HCIYS. Meski sebenarnya masih memiliki kontrak sewa hingga April 2016 mendatang, "Mau bagaimana lagi, kita punya 25 pemain yang sebagian besar menginap di mes,"ujarnya.

Selama ini, dalam melakukan sistem pembinaan, klub HCIYS bukan hanya sekadar berlatih tenis meja namun juga memberikan beasiswa pendidikan kepada atlet. "Mereka yang tinggal di mes sudah kita sekolahkan di dekat. Mereka kita biaya. Sekarang beberapa sudah tidak masuk sekolah karena jauh,"keluhnya.

Bahkan, lanjut Hadijudo, beberapa orang tua atlet sudah menarik kembali anaknya pulang ke rumah lantaran belum ada kejelasan nasib klub HCIYS. "Ada sekitar delapan anak yang sudah kembali ke rumah, ada yang dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan. Kami juga tidak bisa menahan mereka,"jelasnya.

Yang pasti, saat ini, Hadijudo hanya berharap para pembina dan pejabat olahraga di Jatim meluruskan masalah HCIYS. "Kami bukan ingin menguasai kembali GOR, meskipun GOR itu dibangun oleh yayasan. Kami hanya ingin taat hukum dan aturan, masa kontrak belum selesai. Kami belum punya persiapan untuk pindah tempat,"ucapnya.(r12/sindo)

Selain itu, mantan peraih medali emas SEA Games itu berharap nama baik HCIYS dipulihkan. "Yang tidak bisa saya lupakan. HCIYS dibilang tidak mendukung pembinaan tenis meja di Jatim. Padahal selama ini kita tidak melakukan apa-apa, mendukung semua program KONI. HCIYS juga banyak meraih prestasi membawa nama Jatim,"ucapnya.



 
Berita Lainnya :
  • Atlet Tenis Meja Terusir, Klub HCIYS Terancam Bubar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved