Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah
Kamis, 16-07-2026 - 16:49:24 WIB
Riau12.com-PEKANBARU - PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) terus memperkuat pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tak hanya menyalurkan pembiayaan, bank daerah tersebut juga membekali nasabah dengan kemampuan mengelola keuangan agar lebih siap mengembangkan usaha dan mengakses permodalan.
Komitmen itu diwujudkan melalui Workshop Akselerasi Pembiayaan UMKM yang digelar di Sharia Digital Center BRK Syariah, Kamis (16/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM mendapatkan pelatihan praktis mengenai pencatatan keuangan digital hingga pentingnya menjaga rekam jejak kredit.
Salah satu materi yang menjadi perhatian peserta adalah penggunaan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SiAPIK) yang dikembangkan Bank Indonesia. Melalui aplikasi ini, pelaku usaha dapat mencatat transaksi secara digital, menyusun laporan keuangan secara otomatis, serta memantau kondisi usahanya dengan lebih mudah.
Konsultan Pengembangan UMKM Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Abdi Abadi Pelawi, mengatakan pencatatan keuangan yang tertib menjadi salah satu syarat penting agar UMKM lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari perbankan.
"Masih banyak pelaku usaha yang mencatat transaksi secara manual. Dengan SiAPIK, mereka dapat mengetahui arus kas, keuntungan hingga aset usaha tanpa harus memiliki kemampuan akuntansi," ujarnya saat memberikan materi.
Selain pengelolaan keuangan, peserta juga mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga riwayat kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemahaman tersebut dinilai penting agar pelaku UMKM memiliki profil keuangan yang sehat saat mengajukan pembiayaan.
Salah seorang peserta, Reni, nasabah BRK Syariah yang menjalankan usaha sembako di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, mengaku memperoleh banyak manfaat dari workshop tersebut.
Selama sekitar 15 tahun mengembangkan usahanya, Reni telah beberapa kali memanfaatkan pembiayaan BRK Syariah untuk menambah modal. Namun, baru kali ini ia berkesempatan mengikuti pelatihan secara langsung.
"Workshop ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih paham pentingnya pencatatan keuangan yang rapi. SiAPIK juga sangat membantu karena semua transaksi bisa dicatat secara digital dan mudah dicek kembali," katanya.
Menurut Reni, kegiatan seperti ini menunjukkan BRK Syariah tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga menjadi mitra bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui edukasi dan pendampingan.
Dengan kemampuan mengelola keuangan yang semakin baik, ia optimistis pelaku UMKM akan lebih siap memperoleh akses pembiayaan, mengembangkan usaha, dan naik kelas.
Workshop ini juga menjadi bagian dari kolaborasi BRK Syariah bersama Bank Indonesia, OJK, dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem UMKM di Riau, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.***
Komentar Anda :