www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
DPR RI Setujui Penyertaan Modal Negara Rp4,77 Triliun untuk Lima BUMN dan BLU, Fokus pada Transportasi dan Perumahan
Selasa, 09-12-2025 - 11:29:36 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Komisi XI DPR RI menyetujui rencana Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp4,77 triliun kepada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Layanan Umum (BLU). Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja di Ruang Rapat Komisi XI, Senin (8/12), yang dihadiri oleh Purbaya dan jajaran terkait, termasuk Dirjen Kekayaan Negara, Rionald Silaban.

Ketua Komisi XI DPR, Muhammad Misbakhun, menjelaskan bahwa persetujuan PMN mencakup bentuk tunai dan non tunai yang akan dialokasikan untuk mendukung penguatan sektor transportasi, perkeretaapian, pelayaran, serta program perumahan nasional.

"Tiga BUMN menerima PMN. Pertama, PT Kereta Api (Persero) mendapat tambahan Rp1,8 triliun untuk pengadaan sarana trainset dan retrofit KRL Jabodetabek sebagai kelanjutan PMN 2024," ujar Misbakhun.

Selanjutnya, PT Industri Kereta Api (INKA) menerima Rp473 miliar untuk memperkuat kapasitas industri perkeretaapian, termasuk perluasan fasilitas produksi dan pengembangan sistem manufaktur di pabrik Madiun dan Banyuwangi. Sementara itu, PT Pelayaran Indonesia (Pelni) memperoleh Rp2,5 triliun yang akan digunakan untuk pengadaan tiga kapal penumpang sebagai lanjutan program PMN sebelumnya.

Tidak hanya BUMN, dua BLU juga mendapat PMN. Sarana Multigriya Finansial (SMF) menerima Rp6,68 triliun untuk melanjutkan pembiayaan rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sedangkan Bank Tanah memperoleh PMN non tunai sebesar Rp2,95 triliun untuk mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menekankan bahwa alokasi PMN ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat sektor transportasi dan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Komisi XI DPR menegaskan bahwa seluruh alokasi harus diawasi secara ketat agar dana dimanfaatkan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dengan persetujuan ini, pemerintah berharap proyek pengadaan transportasi dan program perumahan dapat berjalan lancar, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas publik yang lebih baik.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • DPR RI Setujui Penyertaan Modal Negara Rp4,77 Triliun untuk Lima BUMN dan BLU, Fokus pada Transportasi dan Perumahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved