www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ekonomi Riau Triwulan III 2025 Tumbuh 4,98 Persen, Penerimaan APBN Melesat Rp20,58 Triliun
Sabtu, 29-11-2025 - 15:26:43 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Riau, Heni Kartikawati, menyatakan pertumbuhan ekonomi Riau pada triwulan III 2025 mencapai 4,98 persen secara tahunan (yoy), menandakan aktivitas industri dan perdagangan di provinsi ini berjalan stabil.

Heni menambahkan, kualitas pembangunan manusia di Riau juga tetap terjaga, tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 76,31, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Salah satu pencapaian paling menonjol adalah kinerja pendapatan negara yang meningkat signifikan. Penerimaan APBN di Riau menembus Rp20,58 triliun, naik 29,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan penerimaan ini, menurut Heni, didorong oleh kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan Bea Cukai. Sektor ini mencatatkan pertumbuhan hingga 349,31 persen, terutama dari Bea Keluar komoditas CPO. “Ini bukti bahwa kebijakan pemerintah di sektor ekspor memberikan dampak nyata bagi penerimaan negara,” jelas Heni.

Meski pendapatan pajak mengalami penurunan akibat meningkatnya restitusi PPN, pemerintah menekankan hal ini merupakan bagian dari layanan dan hak wajib pajak yang harus tetap dijaga.

Sementara itu, belanja Pemerintah Pusat di Riau turun 20,13 persen. Penurunan ini bukan karena perlambatan ekonomi, melainkan hasil efisiensi anggaran dan perencanaan yang lebih tepat sasaran. Transfer ke Daerah tetap terjaga dan tumbuh 1,29 persen, khususnya melalui peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH).

Total defisit APBN Riau tercatat sebesar Rp5,4 triliun, lebih rendah dari target yang ditetapkan pemerintah pusat. Heni menegaskan bahwa hal ini menunjukkan pengelolaan fiskal di Riau semakin sehat dan disiplin.

 




 
Berita Lainnya :
  • Ekonomi Riau Triwulan III 2025 Tumbuh 4,98 Persen, Penerimaan APBN Melesat Rp20,58 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved