www.riau12.com
Senin, 01-Desember-2025 | Jam Digital
16:28 WIB - Studi Harvard 85 Tahun Ungkap Pekerjaan Paling Bikin Tidak Bahagia | 16:20 WIB - Minim PJU, Truk Kontainer Kembali Tabrak Portal di Jembatan Siak I Pekanbaru | 09:41 WIB - BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir Landa Kuansing, Inhu, dan Inhil Sore Hingga Dini Hari Ini | 16:00 WIB - Riau Job Fair 2025 Dibuka 2–4 Desember, 61 Perusahaan Tawarkan 2.437 Lowongan Kerja | 15:50 WIB - Kesabaran Menghadapi Bencana, Janji Kemenangan dari Allah SWT bagi Orang Beriman | 15:41 WIB - DPRD Kampar Resmi Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2,65 Triliun, Bupati Apresiasi Kerja Keras Dewan
 
ESDM: Kapasitas Kilang Dalam Negeri 1,18 Juta Barel/Hari, BBM Masih Bergantung Impor
Selasa, 25-11-2025 - 10:25:20 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa hingga September 2025, rata-rata kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional mencapai 232.417 kiloliter (kl) per hari, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 226.510 kl per hari.


Direktur Teknik dan Lingkungan Migas ESDM, Noor Arifin Muhammad, menjelaskan hampir setengah dari kebutuhan BBM tersebut masih bergantung pada impor, dengan porsi mencapai 49,53% hingga September 2025. Angka ini naik dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 38,79 persen.


“Pada tahun 2024 dapat kami laporkan impor BBM sebesar 38,79 persen, sedangkan kebutuhan pada tahun ini hingga September mencapai 49,53 persen,” ujar Noor Arifin saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI.


Rinciannya, konsumsi bensin rata-rata tahun 2025 berada pada angka 105.432 kl per hari, sedikit naik dari 100.110 kl per hari pada 2024. Porsi impor bensin mencapai 49,64 persen hingga September. Sementara itu, kebutuhan JBKP atau Pertalite menurun dari 81.093 kl per hari pada 2024 menjadi 76.923 kl per hari hingga September 2025. Konsumsi bensin JBU (BBM non-subsidi) justru naik dari 19.016 kl per hari pada 2024 menjadi 28.509 kl per hari pada 2025.


Untuk Solar, impor turun dari 20,48 persen pada 2024 menjadi 15,80 persen hingga September 2025, seiring total kebutuhan yang turun dari 106.970 kl per hari menjadi 72.308 kl per hari. Sedangkan impor avtur menurun dari 38,98 persen pada 2024 menjadi 33,19 persen pada 2025.


Noor Arifin menegaskan bahwa kapasitas pengolahan minyak mentah di kilang dalam negeri saat ini mencapai 1,18 juta barel per hari melalui sembilan fasilitas pengolahan.


 




 
Berita Lainnya :
  • ESDM: Kapasitas Kilang Dalam Negeri 1,18 Juta Barel/Hari, BBM Masih Bergantung Impor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved