Kepala Ekonom IEI: Harga Barang Kini Sudah Bulat, Redenominasi Rupiah Tak Ganggu Daya Beli
Sabtu, 15-11-2025 - 10:46:07 WIB
Riau12.com-JAKARTA – Rencana pemerintah untuk melanjutkan program redenominasi rupiah mendapat sambutan positif dari sejumlah pihak. Salah satunya Sunarsip, Kepala Ekonom Indonesia Economic Intelligence (IEI), yang menilai langkah tersebut tepat waktu dan relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.
Menurut Sunarsip, kekhawatiran terkait potensi pembulatan harga akibat perubahan nominal rupiah sudah jauh berkurang dibandingkan sepuluh tahun lalu. “Kalau potensi pembulatan ke atas mungkin enggak ya? Tapi sekarang sudah jarang sekali. Coba perhatikan, rata-rata harga barang sudah bulat, misalnya Rp 1.000. Harga Rp 2.500 hampir tidak ada, karena banyak yang menggunakan sistem digital,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa penurunan nilai uang selama bertahun-tahun membuat harga barang semakin mengarah pada angka bulat tanpa pecahan kecil. Oleh karena itu, Sunarsip menilai dampak redenominasi terhadap perilaku harga di pasar akan sangat kecil dan tidak perlu dikhawatirkan.
Menurutnya, perubahan nominal rupiah bersifat lebih administratif dan simbolis, sehingga dampaknya terhadap inflasi maupun daya beli masyarakat diperkirakan tidak signifikan.
Mengenai kesiapan sektor keuangan, Sunarsip meyakini infrastruktur perbankan dan otoritas keuangan, termasuk Bank Indonesia, sudah cukup siap untuk mengadopsi perubahan ini. “Pasti butuh regulasi dulu, payung hukumnya melalui undang-undang. Kalau itu disiapkan bersamaan, perbankan juga bisa mulai menyesuaikan infrastruktur teknologinya,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan legislator, serta komunikasi yang jelas kepada masyarakat. “Yang penting disiapkan sejak sekarang, dijalankan secara konsisten, dan dijelaskan manfaatnya kepada masyarakat. Ini harus dilakukan bersama-sama dengan legislator dan otoritas terkait,” pungkas Sunarsip.
Komentar Anda :