www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ahmad Rizal Ramdhani Pastikan Beras SPHP Berkualitas, dari Gudang Hingga ke Pasar
Senin, 15-09-2025 - 14:22:41 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang beredar di pasaran memiliki kualitas terjaga, bersih, dan bebas kutu.

Menurut Rizal, kualitas beras dijaga melalui pemeliharaan rutin sejak masih tersimpan di gudang Bulog. Pemeliharaan dilakukan secara berkala, mulai dari harian, mingguan, bulanan, hingga per semester.

“Dengan pemeliharaan yang sedemikian, kita jamin beras-beras kita betul-betul sehat, bersih, tidak berkutu, dan tidak berkuman,” tegas Rizal, Senin (15/9), dikutip dari CNNIndonesia.

Rizal mengakui ada perbedaan tekstur beras SPHP dibandingkan beras premium. Beberapa masyarakat menyebut tekstur SPHP lebih pera, namun hal itu menurutnya wajar karena dipengaruhi oleh varietas padi yang digunakan.

“Beras premium cenderung pulen, sementara SPHP ada yang pera. Justru tekstur pera itu banyak disukai masyarakat di Sumatra, karena sesuai dengan hidangan berkuah yang biasa mereka konsumsi,” jelasnya.

Untuk menyesuaikan dengan selera konsumen yang beragam, Bulog menerapkan teknik mixing atau pencampuran beras lama dan baru, serta varietas berbeda. Langkah ini, kata Rizal, sudah sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan diketahui oleh Satgas Pangan.

“Bapanas memberikan ketentuan mixing, dan Bulog memang diberi izin. Kalau pasar lebih suka pulen, kita campur dengan yang pulen. Kalau masyarakat Sumatra sukanya pera, kita perbanyak yang pera. Jadi Bulog harus mengikuti selera pasar,” terang Rizal.

Dengan langkah itu, Bulog berharap beras SPHP tetap diminati masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di dalam negeri.




 
Berita Lainnya :
  • Ahmad Rizal Ramdhani Pastikan Beras SPHP Berkualitas, dari Gudang Hingga ke Pasar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved