www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
PGN Waspadai Defisit Pasokan Gas Akibat Penurunan Produksi dan Keterbatasan Infrastruktur
Kamis, 14-08-2025 - 08:49:39 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memberi sinyal adanya potensi defisit pasokan gas yang dikelola perusahaan. Kondisi ini dipicu oleh penurunan produksi gas secara alami dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), kendala infrastruktur, hingga faktor harga.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa ketika terjadi natural declining atau penurunan produksi secara alami, pasokan gas yang dikelola emiten berkode saham PGAS tersebut ikut terdampak. Gangguan operasional di sisi hulu juga memperburuk situasi.

“Apabila dari sisi hulu terjadi natural decline dan ada rencana operasional yang terganggu, pastinya akan memengaruhi pasokan gas yang tersedia,” ujar Fajriyah di Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Fajriyah menegaskan, PGN tidak memproduksi gas karena bukan perusahaan hulu. Oleh sebab itu, pasokan gas yang dikelola PGN sangat bergantung pada kinerja mitra di sisi hulu.

Permasalahan pasokan semakin kompleks ketika permintaan pelanggan meningkat. Hal ini memicu ketidakseimbangan antara supply dan demand.

Keterbatasan infrastruktur juga menjadi faktor penghambat. Saat ini, jaringan pipa gas baru tersambung dari Sumatra hingga Jawa, sementara potensi sumber daya gas bumi lebih banyak berada di kawasan Indonesia Timur.
“Infrastruktur masih dalam proses perluasan jaringan ke daerah lain,” kata Fajriyah.

Solusi Mengatasi Keterbatasan Pasokan

Untuk mengatasi kendala pasokan, PGN mulai menawarkan produk liquefied natural gas (LNG) kepada pelanggan. Perusahaan telah memiliki fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Lampung untuk melakukan regasifikasi LNG.
“Kini semakin banyak LNG digunakan karena pasokan gas pipa terbatas. Optimalisasi fasilitas regasifikasi kami juga meningkat,” jelasnya.

Namun, pemasaran LNG menghadapi tantangan harga. Biaya tambahan untuk proses regasifikasi membuat harga LNG lebih tinggi dibandingkan gas pipa, sehingga berpengaruh pada harga gas industri secara keseluruhan.

Selain itu, PGN terus menjalin komunikasi intensif dengan KKKS untuk memastikan pasokan.

“Secara reguler kami rapat dengan KKKS, baik langsung dengan pemasok maupun melalui pemerintah,” kata Fajriyah.
Sebagai pembeli gas dan pemilik infrastruktur penyaluran, PGN selalu dilibatkan pemerintah dalam pembahasan dengan KKKS. Topik yang dibahas meliputi destinasi penyaluran gas, pembangunan infrastruktur baru, hingga distribusi ke berbagai sektor industri.

“Pembahasan secara rutin mencakup proyek-proyek seperti Andaman dan Masela. Harapannya, PGN bisa memperoleh pasokan dari sumur-sumur baru tersebut,” tutup Fajriyah, seperti yang dilansir dari bisnis.(***)

Sumber: Halloriau 




 
Berita Lainnya :
  • PGN Waspadai Defisit Pasokan Gas Akibat Penurunan Produksi dan Keterbatasan Infrastruktur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved