www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Emosi Tak Terkendali, Sopir Mobil Hantam Pejalan Kaki Gendong Balita di Depan Sekolah As-Shofa Pekanbaru, Polisi Turun Tangan
Jumat, 29-08-2025 - 09:21:42 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Sebuah video yang memperlihatkan penganiayaan terhadap seorang pejalan kaki yang sedang menggendong balita di depan Sekolah As-Shofa, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, viral di media sosial. Aksi ini menuai kecaman warganet karena balita yang digendong korban ikut terjatuh ke jalan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 08.12 WIB di Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru. Video berdurasi satu menit yang diunggah ke Instagram memperlihatkan seorang pria berkemeja garis biru, pengendara mobil, turun dan langsung mendorong serta memukul pejalan kaki berinisial RS.

Padahal, saat itu RS sedang menggendong anaknya yang baru berusia sembilan bulan. Akibat dorongan tersebut, sang balita terjatuh ke aspal, membuat suasana semakin ricuh. Warga dan guru di sekitar lokasi berusaha melerai, namun pelaku justru semakin agresif dan bahkan sempat mengaku memiliki keluarga yang bertugas sebagai aparat kepolisian, yang membuat warga semakin geram.

Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.
“Laporan sudah kami terima, dan penyidik akan memintai keterangan dari kedua belah pihak untuk mengetahui kronologi yang sebenarnya,” ujar Kompol Berry, Kamis (28/8/2025).

Berdasarkan keterangan yang beredar, kejadian bermula saat korban RS merasa tersenggol mobil pelaku. Ia lalu mengetuk bodi mobil sebagai teguran. Namun, tindakan itu justru memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindak kekerasan.
Korban RS resmi melaporkan kasus ini ke Polresta Pekanbaru pada Selasa (26/8/2025). Ia berharap proses hukum segera berjalan lantaran khawatir anaknya mengalami trauma akibat peristiwa yang menimpanya.

Saat ini, Satreskrim Polresta Pekanbaru masih mendalami kasus dengan memintai keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian maupun rekaman video yang beredar.




 
Berita Lainnya :
  • Emosi Tak Terkendali, Sopir Mobil Hantam Pejalan Kaki Gendong Balita di Depan Sekolah As-Shofa Pekanbaru, Polisi Turun Tangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved