www.riau12.com
Jum'at, 23-Januari-2026 | Jam Digital
11:46 WIB - Penerimaan Pajak Riau Terkontraksi 6,51 Persen, Capai Rp15,81 Triliun | 11:27 WIB - IHRS: Vonis Mati terhadap Tentara Penolak Represi Tambah Kekhawatiran Dunia | 20:50 WIB - Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp 3.487 per Kg | 13:10 WIB - Kampar Junior FC Amankan Kemenangan atas Young Abadi FC | 09:50 WIB - BMKG Pekanbaru: Siang Hari, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah | 09:43 WIB - Jalan Nasional Siak II Terancam Amblas, DPRD Pekanbaru Desak Pemerintah Bertindak
 
Lebih Berbahaya dari Air Keran, Air Botol Plastik Picu Paparan Mikroplastik
Selasa, 06-01-2026 - 06:14:17 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12. Com - Dibandingkan air keran, air minum kemasan botol plastik disebut mengandung jauh lebih banyak mikroplastik. Dalam setahun, jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu partikel yang masuk ke tubuh manusia.


Angka ini disebut jauh lebih banyak dibanding orang yang minum air keran, yang hanya menelan 4.000 mikroplastik per tahun.


Hal ini terungkap dari tinjauan penelitian terbaru dari Universitas Concordia, Kanada. 


Dalam tinjauan yang dipublikasikan di Journal of Hazardous Materials, ditemukan rata-rata orang menelan 39.000 hingga 52.000 partikel mikroplastik dalam setahun, dengan ukuran berkisar antara seperseribu milimeter hingga lima milimeter.


Botol plastik diketahui melepaskan partikel mikroplastik selama proses produksi, penyimpanan, pengangkutan, serta akibat paparan sinar matahari dan fluktuasi suhu, dilansir dari The Independent, Ahad (4/1/2026). 


“Minum air dari botol plastik tidak masalah dalam keadaan darurat, tetapi itu bukanlah sesuatu yang seharusnya digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sarah Sajedi, penulis utama dalam ulasan yang diterbitkan Journal of Hazardous Materials tersebut. 


Ahli memperingatkan, konsekuensi kesehatan dari menelan mikroplastik tersebut dapat sangat parah. Mikroplastik yang tertelan dapat masuk ke aliran darah dan mencapai organ vital yang memicu peradangan kronis, masalah pernapasan, stres, gangguan hormonal, masalah reproduksi, kerusakan neurologis, hingga berbagai jenis kanker. 


Meski demikian, efek jangka panjangnya masih belum sepenuhnya dipahami karena belum ada metode pengujian standar yang bisa menilai dampaknya dalam jaringan tubuh.


Para peneliti menekankan, meskipun teknologi deteksi saat ini mampu menemukan partikel yang sangat kecil, alat-alat tersebut belum bisa mengungkapkan komposisi partikel secara akurat, sehingga partikel terkecil cenderung terlewat. Oleh karena itu, mereka menyerukan pengembangan metode pengujian global yang terstandarisasi untuk mengukur partikel plastik dengan akurat. 


“Tinjauan ini menyoroti masalah kesehatan kronis yang terkait dengan paparan nano dan mikroplastik, termasuk penyakit pernapasan, masalah reproduksi, neurotoksisitas, dan karsinogenisitas,” tulis para peneliti.


Penelitian ini juga menekankan perlunya transisi dari kemasan botol plastik sekali pakai ke solusi akses air minum yang berkelanjutan dan jangka panjang.


 




 
Berita Lainnya :
  • Lebih Berbahaya dari Air Keran, Air Botol Plastik Picu Paparan Mikroplastik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved