www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kerugian Negara hingga Rp20 Triliun Lebih, Pansus Monitoring Lahan Segera Ekspose Hasil Kerja
Senin, 28-09-2015 - 06:41:28 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com - Panitia Khusus (Pansus) monitoring perkebunan, lahan dan tambang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau akan mengekspose hasil kerja atau monitoring yang sudah dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi Riau.

Rencananya ekspose tersebut akan dilakukan oleh Pansus 5 Oktober mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Pansus Monitoring lahan, Suhardiman Amby, Minggu (27/9/2015).

"Nanti akan kita lakukan ekspose dan meminta tanggapanya seperti apa. Apakah monitoring kembali dilanjutkan atau hanya cukup sampai disitu saja," jelasnya.

Karena menurut Suhardiman sejauh ini belum semua Perusahan yang dipanggil dan dilakukan monitoring. Dirinya juga menginginkan jika semua perusahaan dilakukan pemanggilan, sehingga nantinya tidak berkesan jika pansus tebang pilih.

"Inikan belum semua perusahaan yang dipanggil. Karena waktu kita jugakan tidak mencukupi. Jadi, nanti tergantung Badan Musyawarah (Banmus) apakah dipanggil semuanya atau seperti apa," katanya.

Sementara itu, dari hasil kaji tim monitoring sementara, estimasi kerugian negara sekitar Rp 24 Triliun lebih pertahun. "Ada sekitar Rp24 Triliun pertahun kerugian negara," jelasnya.

Temuan-temuan tersebut nantinya akan dikeluarkan berupa rekomendasi yang akan disampaikan kepada penegak hukum. Dirinya menuturkank jika nanti Banmus meminta untuk melakukan monitoring semua perusahan akan kembali diperpanjang.

"Jika nanti membutuhkan data lagi tentu harus diperpanjang lagi," tutupnya. (r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • Kerugian Negara hingga Rp20 Triliun Lebih, Pansus Monitoring Lahan Segera Ekspose Hasil Kerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved