www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kisah Istri Firaun, Al-Aziz, dan Abu Bakar Ash-Shiddiq: Teladan Firasat Tajam dalam Al-Quran
Sabtu, 11-10-2025 - 13:12:03 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Pekanbaru– Firasat, kemampuan untuk mengetahui sesuatu melalui pengamatan terhadap keadaan atau gelagat, bukan sekadar intuisi biasa. Dalam perspektif Islam, firasat merupakan salah satu anugerah Allah yang diberikan kepada orang-orang beriman, sebagai tanda kekuasaan-Nya.

Rasulullah SAW menekankan pentingnya firasat seorang mukmin melalui sabdanya, "Takutlah kamu terhadap firasat orang yang beriman. Sungguh, dia melihat dengan cahaya Allah" (HR Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa firasat bukan hanya kemampuan manusia semata, melainkan pandangan yang dipandu oleh cahaya dari Allah.

Menurut buku Kecerdasan Fuqaha & Kecerdikan Khulafa karya Syekh Muhammad Khubairi, ada tiga tokoh dengan firasat paling tajam. Pertama, istri Firaun yang menyelamatkan Nabi Musa AS. Ia meyakinkan suaminya bahwa bayi laki-laki itu adalah penyejuk mata, sehingga nyawa Nabi Musa terselamatkan. Al-Quran mencatat dalam QS Al Qasas ayat 9, "Dia adalah penyejuk mata bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak."

Tokoh kedua adalah al-Aziz, seorang pembesar Mesir, yang menyelamatkan Nabi Yusuf AS ketika masih remaja setelah dibuang oleh saudara-saudaranya. Dalam QS Yusuf ayat 21 tercatat, "Berikanlah kepadanya tempat dan layanan yang baik, boleh jadi ia bermanfaat bagi kita atau kita pungut ia sebagai anak."

Tokoh ketiga adalah Abu Bakar ash-Shiddiq. Firasatnya terlihat jelas ketika ia memilih Umar bin Khattab sebagai pengganti kepemimpinannya sebagai Amirul Mukminin. Sejarah membuktikan keputusan ini tepat, karena Umar mampu melanjutkan kepemimpinan dengan baik.

Firasat juga terlihat dalam kisah Nabi Yusuf AS saat difitnah oleh istri al-Aziz. Seorang penasihat kerajaan memperhatikan baju Yusuf yang robek di bagian belakang, sebagai tanda bahwa tuduhan tersebut adalah dusta. QS Yusuf ayat 28 menyatakan, "Sesungguhnya ini adalah tipu dayamu. Tipu dayamu benar-benar hebat."

Dari kisah-kisah ini, terlihat bahwa firasat adalah kemampuan mengetahui kebenaran melalui tanda-tanda yang diberkahi Allah, baik untuk menyelamatkan orang, membuat keputusan penting, maupun membongkar kebohongan.




 
Berita Lainnya :
  • Kisah Istri Firaun, Al-Aziz, dan Abu Bakar Ash-Shiddiq: Teladan Firasat Tajam dalam Al-Quran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved