Pangkalan Ilegal Masih Terima Gas 3 Kg
Kamis, 20-08-2015 - 07:39:14 WIB
PEKANBARU, Riau12.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru menyatakan, saat ini pangkalan elpiji ilegal yang sudah ditutup pihaknya masih menerima pendistribusian gal elpiji subsidi 3 kilogram (kg).
"Kita heran, ada pangkalan yang sudah ditutup, tetapi masih menerima distribusi gas elpiji 3 kg ini," ungkap Kepala Disperindag Pekanbaru Azwan, melalui Kepala Bidang Perdagangan Mas Irba H Sulaiman, Kamis (20/8/15).
Dari hasil pantauan, sebutnya, ada dua pangkalan elpiji yang sudah ditutup yang masih menerima elpiji subsidi tersebut, seperti Pangkalan Barokah di Senapelan.
Sebelumnya, terang Irba, izin pangkalan dimaksud sudah dicabut pada 2014 lantaran menyalahi penjualan gas 3 kg. "Namun ternyata masih mendapat suplai agen sebanyak 3.640 tabung tiap bulan," jelasnya.
Kemudian, Pangkalan Indah Purnama yang berlokasi di Tenayan Raya, juga masih menerima suplai elpiji 3 kg, meski izinnya juga sudah dicabut.
"Ini yang aneh, sudah ditutup tapi pada laporan penyaluran elpiji, nama pangkalan yang sudah ditutup muncul lagi. Ini kita minta agen untuk menjelaskan," ucapnya.
Hingga kini, sambung Irba, terdapat 560 pangkalan elpiji 3 kg yang tersebar di 12 kecamatan se-Pekanbaru. "Semua pangkalan tersebut disuplai oleh 12 agen resmi yang dengan total kuota penyaluran 486.583 per bulan," tutupnya. (r12)
Komentar Anda :