www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pemrov Riau masukkan Anggaran yang Sudah Dicoret? Adil Tuding Ketua TAPD Pembohong
Kamis, 05-11-2015 - 08:32:50 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Muhammad Adil mempertanyakan kembali tujuan Pemprov Riau yang memasukkan kembali mata anggaran yang sudah dicoret pihak Banggar DPRD Riau.

Pasalnya Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Riau, Muhammad Yafiz menyatakan dirinya tidak tahu tentang anggaran yang dimasukkan ke RAPBD Perubahan 2015 tersebut.

"Nggak tau bagaimana? Kalau bukan dia (Muhammad Yafiz) yang memasukkan jadi siapa lagi? Tak mungkin dia tidak tau. Pembayaran utang sejumlah pembangunan dan mata anggaran lainnya yang jumlahnya triliunan itu masa dia nggak tau. Pembohong dia itu kalau bilang bukan dia yang memasukkan," kata Adil, Rabu (4/10/2015).

Dikatakan Adil, pihaknya awalnya tidak menaruh curiga kalau ada mata anggaran pembayaran utang masuk ke dalam RAPBD 2015 yang sudah ditandatangani MoU-nya tersebut. Jelang dilaksanakan penyampaian nota keuangan KUA PPAS RAPBD Perubahan 2015 pada Senin (2/11) lalu, pihak Banggar kemudian mencek kembali RAPBD Perubahan 2015 tersebut, dan ternyata ada masuk sejumlah mata anggaran pembayaran utang di dalamnya, yang sebelumnya sudah diwanti-wanti Banggar, agar pembayaran utang tidak dimasukkan, karena belum memiliki landasan hukum yang cukup.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Sekdaprov Riau Muhammad Yafiz membantah jika dirinya penyebab batalnya perepatan persetujuan anggaran di RAPBD-Perubhan tahun 2015. Dirinya juga membantah ngotot dalam memaksa masukkan dana Eskalasi.

"Tidak ada saya ngotot, itu semua disusun dulu dan dibahas bersama, tidak ada saya masukkan itu,"ujar Yafiz.

Sebagaimana diketahui hingga saat ini nota keuangan APBD Perubahan 2015 belum ditandatangani karena Dewan menolak karena ada anggaran yang sudah dicoret namun dimasukkan kembali.

"Tidak ada dimasukkan anggaran itu, kalian tanya saja sama Dewan ya,"ujarnya lagi.(r12/tp)



 
Berita Lainnya :
  • Pemrov Riau masukkan Anggaran yang Sudah Dicoret? Adil Tuding Ketua TAPD Pembohong
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved