www.riau12.com
Sabtu, 02-Juli-2022 | Jam Digital
20:30 WIB - OPINI : Membaca Fenomena Komunikasi, Promosi Berujung Polisi | 17:34 WIB - 65 Orang Mendaftar Seleksi, Neil Antariksa Satu-satunya Komisioner Bawaslu Riau Maju Kembali | 07:10 WIB - Libur Sekolah Tiba, Terminal AKAP Pekanbaru Ramai Penumpang | 06:15 WIB - Parah! Bobol Rekening Nasabah Rp5 Miliar, Oknum Pegawai Bank Diciduk Polda Riau | 05:00 WIB - DLHK Pekanbaru Himbau Masyarakat Buang Sampah Tepat Waktu dan Tempat, Titiknya Berikut Ini | 15:23 WIB - Disketapang Gelar PPM di Car Free Day Pasarkan Pangan Segar dan Olahan KWT
 
Papua akan Dimekarkan, Kenapa Riau Tidak? Penjelasan Syamsurizal Berikut Ini
Senin, 07-02-2022 - 18:12:34 WIB
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com-Pimpinan Komisi II DPR RI, Syamsurizal angkat bicara terkait beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa ada 57 usulan pemekaran kabupaten/kota dan 8 provinsi yang akan dibahas pemerintah dan DPR RI pada tahun ini.

Syamsurizal mengatakan sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Riau, dirinya banyak ditanya masyarakat kenapa Riau tidak masuk dalam daerah pemekaran tersebut.

Mantan Bupati Bengkalis dua periode itu mengatakan, saat ini terdapat moratorium pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB). Dalam artian pembentukan daerah otonomi baru tidak diberikan izin dan tidak boleh ada pemekaran oleh pemerintah.

"Kondisinya itu masih moratorium. Jadi jika ada info puluhan daerah yang akan dimekarkan jadi Daerah Otonomi Baru, bisa saya katakan itu hoax. Tak benar," tegas Syamsurizal.

Meski demikian, Syamsurizal mengakui bahwa memang ada usulan untuk pemekaran daerah otonomi baru di Papua.

"Jadi ada keinginan pemerintah untuk memekarkan Papua, itu dibolehkan karena amanah Undang Undang Otonomi Khusus Papua nomor 2 tahun 2021, yang membenarkan daerah Papua akan dimekarkan," kata Syamsurizal.

"Kita di Komisi II kan berwenang untuk membahas pemekaran. Nah kita tak pernah dengar akan ada pemekaran daerah baru di luar Papua, seperti yang disebutkan dalam media sosial itu. Untuk Papua, adalah pemekaran Daerah Otonomi Baru yang dimungkinkan diparipurnakan kalau semua fraksi terima, dan syaratnya jelas dulu," ucapnya lagi.

Tidak dimekarkannya daerah Riau, sambung Syamsurizal adalah hal yang paling benar karena menimbang banyak hal.

"Malah kalau Riau tak masuk itulah yang paling betul. Kan memang tak dibuka oleh pemerintah moratorium itu. Tak boleh ada pemekaran karena ada pertimbangan banyak hal. Misal, kalau daerah dimekarkan ada konsekuemsi, mulai dari dapil, dan dana pemerintah untuk memekarkannya. Belum lagi kondisi Covid seperti saat ini, pemerintah butuh dana besar," tukasnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2009, pemerintah Republik Indonesia memberlakukan kebijakan moratorium. Meskipun kebijakan moratorium terus berjalan, setidaknya terdapat sekitar 317 usulan DOB khusus kabupaten dan kota.(cakaplah)



 
Berita Lainnya :
  • Papua akan Dimekarkan, Kenapa Riau Tidak? Penjelasan Syamsurizal Berikut Ini
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    9 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved