Presiden RFEF Buka Suara, Final Piala Dunia 2030 Disebut Digelar di Spanyol Selasa, 27/01/2026 | 13:48
Riau12. Com - Pernyataan mengejutkan disampaikan Presiden RFEF Rafael Louzán yang menyebut final Piala Dunia 2030 bakal berlangsung di Spanyol, jauh sebelum FIFA menentukan stadion resmi pertandingan penentuan juara.
“Spanyol akan memimpin Piala Dunia dan final akan digelar di sini,” kata Louzán, seperti dilansir dari AP.
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sejatinya belum menentukan lokasi resmi pertandingan penentu juara Piala Dunia 2030 sampai saat ini. Turnamen sepak bola antarnegara itu akan diselenggarakan secara bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko pada 2030.
Media Spanyol sebelumnya banyak menyoroti Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, sebagai salah satu calon tuan rumah. Apalagi, kandang klub Real Madrid ini baru saja rampung direnovasi.
Kandidat lain yang dinilai pantas menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030 adalah Stadion Camp Nou. Sama seperti Bernabeu, markas klub FC Barcelona itu juga baru merampungkan proses perbaikan musim ini.
Namun, laporan lain menyebutkan Maroko juga berpeluang menjadi tuan rumah pertandingan penentuan juara. Apalagi setelah menjadi tuan rumah final Piala Afrika 2025, meski dengan sejumlah kontroversi.
Maroko sudah mengungkap rencana menggelar final di Stadion Hassan II yang sedang dibangun. Stadion itu disebut bakal menjadi yang terbesar di dunia, dengan kapasitas 115.000 penonton saat rampung dibangun pada 2028.
Turnamen Piala Dunia 2030 juga akan menandai momen perayaan satu abad Piala Dunia. Untuk itu, FIFA mengajak sejumlah negara Amerika Latin, yakni Uruguay, Argentina, dan Paraguay, untuk masing-masing menjadi tuan rumah di salah satu pertandingan.