Riau12. Com - Sejumlah lubang drainase tanpa penutup ditemukan di trotoar Jalan Tandun dan Jalan Tengku Umar, Bengkalis. Kondisi ini diduga akibat pencurian penutup drainase berbahan besi dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Pantauan CAKAPLAH di lapangan, Kamis (15/1/2026) lubang drainase yang terbuka tanpa penutup tersebut cukup membahayakan, terutama bagi pejalan kaki yang melintas di kawasan itu, terlebih pada malam hari atau saat hujan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga. Ade, salah seorang warga Bengkalis, menyebutkan lubang drainase yang sebelumnya tertutup besi dan saat ini terbuka dapat memicu kecelakaan.
“Kalau ada pejalan kaki yang tidak tahu kondisi ini, bisa saja kejebur,” ujarnya.
Ia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan agar tidak menimbulkan korban. Selain itu, warga juga meminta pengawasan lebih ketat untuk mencegah pencurian serupa terulang kembali.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis Ardiansyah membenarkan adanya laporan kehilangan penutup drainase di beberapa ruas jalan tersebut. Jumlah mencapai puluhan.
Menurutnya, Dinas Perhubungan akan melakukan perbaikan dalam pergeseran anggaran yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Rencananya kalau ada pergeseran kita akan masukan anggaran gorong gorong itu. Karena memang banyak masyarakat mengeluh di depan sekolah ada penutup drainase hilang. Penutup ini dari besi, mudah diambil dan dijual.l,"ucapnya melalui Kabid Lalin Jefri.
Kedepan tambah Jefri, pihaknya akan melakukan perubahan fisik penutup drainase. Dari besi menjadi viber.
"Kita berharap dengan bentuk viber tidak ada lagi penutup drainase yang hilang. Kita berharap sama-sama menjaga dan mengawasi fasilitas yang ada," pungkasnya.