Kurang dari 12 Jam, Resmob Polres Kampar Ringkus Pelaku Bobol Indomaret dan Teras BRI Sabtu, 20/12/2025 | 11:04
Riau12.com-BANGKINANG – Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar gerai Indomaret dan Teras BRI di Desa Suka Mulya, Kecamatan Bangkinang. Dalam waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian, tiga dari empat pelaku berhasil diringkus polisi.
Para pelaku ditangkap pada Kamis (18/12) malam saat sedang nongkrong di sebuah warung di Simpang Desa Sei Jernih. Penangkapan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran lantaran para pelaku mencoba melarikan diri saat hendak diamankan.
“Mereka sempat mencoba kabur ketika petugas datang. Namun akhirnya tiga orang berhasil kami amankan,” ujar Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala, Jumat (19/12).
AKP Gian menjelaskan, kasus pencurian tersebut pertama kali diketahui pada Kamis (18/12) pagi. Kepala toko Indomaret yang datang sekitar pukul 06.40 WIB mendapati kondisi toko dalam keadaan rusak. Pintu kaca terbuka lebar, bekas congkelan terlihat jelas, rantai pengunci berserakan, dan lampu toko dalam keadaan mati.
“Pelaku lebih dulu mematikan KWH listrik sebelum beraksi. Setelah dilakukan pengecekan, rokok berbagai merek di etalase habis dan satu unit sepeda motor inventaris Suzuki Nex turut digondol. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta,” ungkap AKP Gian.
Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa pelaku tidak hanya membobol Indomaret, tetapi juga Teras BRI yang berada di lokasi berdekatan. Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku beraksi di Teras BRI sekitar pukul 02.28 WIB, lalu melanjutkan aksinya ke Indomaret sekitar pukul 02.48 WIB.
Aksi pencurian dilakukan dengan cukup rapi. Selain mematikan listrik, para pelaku juga memadamkan lampu depan dan menonaktifkan sistem CCTV toko sesaat setelah masuk. Meski demikian, petugas berhasil mengantongi identitas pelaku dari sisa rekaman dan keterangan saksi di sekitar lokasi.
Penyelidikan intensif kemudian mengarah ke Simpang Desa Sei Jernih. Di sebuah warung, polisi mencurigai empat pria yang tengah berkumpul. Saat hendak ditangkap, keempatnya berusaha melarikan diri.
“Tiga orang berhasil kami amankan, masing-masing berinisial DK alias Pak Dewa (52), AI (33), dan AS (30). Sementara satu pelaku lain berinisial RY berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang,” kata Gian.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy, puluhan bungkus rokok hasil curian, serta beberapa unit telepon genggam. Saat diamankan, Pak Dewa sempat mengelak dan mengaku tidak mengetahui asal-usul plastik berisi rokok yang ditemukan bersamanya.
Namun, pengakuan tersebut terpatahkan setelah polisi memperlihatkan rekaman CCTV yang jelas menampilkan sosok Pak Dewa saat melakukan pencurian. Ia akhirnya mengakui perbuatannya dan mengungkap bahwa dirinya merupakan otak dari aksi tersebut.
“Para pelaku mengakui membobol Indomaret dan Teras BRI bersama RY menggunakan linggis dan besi panjang,” jelas AKP Gian.
Kepada penyidik, para pelaku mengaku nekat melakukan pencurian karena faktor ekonomi. Meski demikian, hasil pemeriksaan juga menunjukkan salah satu pelaku positif sebagai pengguna narkoba.
Saat ini, ketiga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang berstatus DPO.