DPRD Riau Usulkan Perda Olahraga, Atur Hak Atlet dan Jaminan Masa Depan Kamis, 18/12/2025 | 14:38
Riau12.com-PEKANBARU – Anggota DPRD Riau dari Fraksi Gerindra, Edi Basri, mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah tentang olahraga yang secara khusus mengatur hak dan kewajiban atlet, sistem pembinaan berkelanjutan, serta jaminan masa depan bagi atlet berprestasi di Provinsi Riau. Usulan ini dinilai penting untuk memperbaiki tata kelola olahraga daerah yang selama ini dinilai masih lemah.
Edi Basri mengatakan, gagasan pembentukan Perda tersebut berangkat dari minimnya perlindungan dan pembinaan atlet daerah. Menurutnya, tidak sedikit atlet asal Riau yang mampu mencetak prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, namun belum mendapatkan perhatian yang memadai serta kepastian masa depan dari pemerintah daerah maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Selama ini pembinaan atlet cenderung bersifat momentum. Ketika ada event, baru sibuk mencari atlet, bahkan sampai membeli atlet dari luar daerah dengan membawa nama Riau. Ini bukan bentuk pembangunan olahraga yang sportif dan berkelanjutan,” ujar Edi Basri, Kamis (18/12/2025).
Ia menilai, pola pembinaan seperti itu tidak akan melahirkan atlet-atlet tangguh yang memiliki ikatan emosional dengan daerah. Karena itu, Perda olahraga yang diusulkan diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam membina atlet asli Riau secara terencana dan berkesinambungan sejak usia dini.
Menurut Edi, regulasi tersebut nantinya akan mengatur proses pembinaan atlet dari tingkat dasar hingga mampu berprestasi di level nasional dan internasional. Selain itu, Perda juga diharapkan mampu memberikan jaminan masa depan bagi atlet berprestasi, baik dari sisi kesejahteraan, pendidikan, maupun karier setelah masa aktif sebagai atlet berakhir.
“Kita harus membina dan membangun atlet dari jati diri anak Riau sendiri, mulai dari usia dini sampai bisa berprestasi di tingkat internasional. Jadi bukan hanya sekadar memakai nomor punggung Riau, tetapi hati dan jiwanya juga Riau,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya Perda olahraga, akan tumbuh rasa cinta dan loyalitas atlet terhadap daerahnya. Dengan demikian, atlet Riau diharapkan benar-benar berjuang mengharumkan nama Riau dan tidak mudah berpindah membela daerah lain.
Edi menegaskan, keberhasilan pembinaan olahraga daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, dunia pendidikan, hingga masyarakat.
“Untuk mewujudkan hal ini tentu dibutuhkan dukungan semua pihak. Tujuannya agar atlet kita merasa diperhatikan, mencintai daerahnya, dan benar-benar berjuang untuk Riau, bukan malah pergi ke luar daerah,” pungkasnya.