Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Anugerah Baiduri 2025, Bupati Perempuan Pertama di Siak Kamis, 18/12/2025 | 13:42
Riau12.com-PEKANBARU – Bupati Siak Afni Zulkifli menerima Anugerah Baiduri ke-14 Tahun 2025 yang diselenggarakan Perempuan Riau Bangkit Foundation (PRBF). Afni dianugerahi penghargaan pada kategori Perempuan Pertama dalam Bidangnya sebagai bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak.
Anugerah Baiduri diberikan kepada perempuan-perempuan Riau yang dinilai memiliki dedikasi, pengabdian, serta kontribusi nyata sesuai bidang masing-masing. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan kehidupan sosial masyarakat.
Selain Afni Zulkifli, dua tokoh perempuan lainnya juga menerima penghargaan serupa. Mereka adalah Prof. Dr. Leni Nofianti sebagai rektor perempuan pertama Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, serta Kasmarni sebagai bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis.
Penganugerahan Anugerah Baiduri berlangsung di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru. Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 Perempuan Riau Bangkit Foundation serta Hari Ibu 2025.
Afni Zulkifli menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, Anugerah Baiduri menjadi bukti bahwa perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkiprah di ruang publik, meski dihadapkan pada berbagai tantangan.
“Alhamdulillah. Anugerah Baiduri ini sebagai tanda bahwa perempuan juga bisa berkiprah untuk publik, meski memang sangat tidak mudah. Anugerah ini saya persembahkan untuk seluruh perempuan hebat di Siak dan Riau,” kata Afni, Senin (16/12).
Ketua PRBF Ellydar Chaidir dalam sambutannya menjelaskan bahwa Perempuan Riau Bangkit Foundation dibentuk oleh perempuan-perempuan yang memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. PRBF tidak hanya berfokus pada pemberdayaan perempuan, tetapi juga berupaya menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat secara luas.
“Riau Bangkit Foundation memiliki moto menjalin kebersamaan dengan keikhlasan menuju Riau yang cemerlang, gemilang, dan terbilang,” ujar Ellydar.
Ia menambahkan, semangat bangkit yang diusung PRBF berarti ikut merasakan kebahagiaan dan kesulitan sesama, sehingga kehadiran PRBF menjadi ruang pengabdian sosial bagi perempuan Riau.
Anugerah Baiduri ke-14 turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili Staf Khusus Menteri Prof. A. Majdah Muhyiddin, Pelaksana Tugas Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, anggota DPR RI Hendri Munif, anggota DPD RI Sawitri, anggota DPRD Riau, serta sejumlah tokoh perempuan dan masyarakat Riau.
Pembina PRBF Septina Primawati mengatakan Anugerah Baiduri merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada perempuan-perempuan yang berpengaruh dan berkarya di bidangnya masing-masing. Menurutnya, Baiduri menjadi simbol perempuan yang bercahaya dan memancarkan harapan masa depan.
“Baiduri adalah simbol perempuan yang bersinar dan memancarkan masa depan. Inilah gambaran karya perempuan Riau. Anugerah ini merupakan program utama PRBF,” ujarnya.
Sementara itu, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi menegaskan bahwa peran perempuan sangat strategis dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus mendorong pembangunan daerah. Ia menyebut penguatan peran perempuan telah menjadi bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau.
“Anugerah ini bukan sekadar pengakuan, tetapi bukti nyata dedikasi serta dampak positif peran perempuan terhadap pembangunan di Riau,” kata Syahrial.
Staf Khusus Menteri PPPA Prof. A. Majdah Muhyiddin menilai Anugerah Baiduri sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi perempuan dalam memperkuat ketangguhan pembangunan, mulai dari lingkup keluarga hingga bangsa.
“Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rumah tangga dan aktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perempuan yang berjaya akan melahirkan generasi berkarakter dan membentuk bangsa yang kuat. Oleh karena itu, Anugerah Baiduri juga menjadi ruang refleksi, apresiasi, dan penguatan peran perempuan, baik di ranah domestik maupun publik.