Pertamina Akui Ada Penyesuaian Suplai Pertamax di Pekanbaru, 2.600 KL Disalurkan ke SPBU Senin, 15/12/2025 | 09:31
Riau12.com-PEKANBARU – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan tengah dalam penanganan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa saat ini terjadi penyesuaian suplai untuk produk Pertamax Series di beberapa SPBU wilayah Pekanbaru.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa terdapat penyesuaian suplai untuk produk Pertamax Turbo dan Pertamax di sejumlah SPBU di wilayah Pekanbaru,” ujar Fahrougi, Minggu (14/12/2025).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan oleh dinamika penyaluran dari terminal BBM yang saat ini masih dalam proses normalisasi. Akibatnya, distribusi BBM ke sejumlah SPBU mengalami keterlambatan pasokan.
Sebagai langkah percepatan pemulihan distribusi, Pertamina Patra Niaga telah mengoptimalkan suplai dari Fuel Terminal Sei Siak. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat segera terpenuhi.
“Sebanyak 1.300 kiloliter Pertamax dan 1.300 kiloliter Pertamax Turbo telah masuk ke terminal dan saat ini mulai disalurkan secara bertahap ke SPBU-SPBU yang terdampak,” jelasnya.
Dengan tambahan suplai tersebut, Pertamina memperkirakan pasokan Pertamax Series di wilayah Pekanbaru akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masing-masing SPBU.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan koordinasi intensif dengan lembaga penyalur serta mitra transportir guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran. Monitoring di lapangan pun ditingkatkan agar pasokan dapat diprioritaskan ke SPBU dengan tingkat konsumsi tertinggi.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga kelancaran penyaluran energi bagi masyarakat. Upaya maksimal terus kami lakukan agar masyarakat dapat kembali mengakses layanan BBM berkualitas secara normal dan merata,” pungkas Fahrougi.