Tiga Kabupaten di Riau Belum Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi, BPBD Minta Segera Dipercepat Jumat, 12/12/2025 | 09:34
Riau12.com-PEKANBARU – Di tengah meningkatnya potensi hujan ekstrem di Provinsi Riau, tiga kabupaten tercatat belum menetapkan status siaga darurat hidrometeorologi. Hingga Kamis (11/12/2025), tiga wilayah tersebut adalah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Pelalawan, dan Kepulauan Meranti.
Hal ini disampaikan Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal. Ia menegaskan bahwa penetapan status siaga darurat sangat penting sebagai dasar hukum untuk mempercepat respons ketika terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun dampak cuaca ekstrem lain di wilayah tersebut.
“Kami mendorong daerah yang belum menetapkan agar segera mengeluarkan status siaga darurat hidrometeorologi, sehingga ketika bencana terjadi dapat segera diambil tindakan,” ujarnya.
Sementara itu, sembilan kabupaten dan kota di Riau sudah lebih dulu menetapkan status siaga darurat. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Siak, Rokan Hilir (Rohil), Indragiri Hilir (Inhil), Bengkalis, Kuantan Singingi (Kuansing), Kampar, serta Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.
Kampar menjadi daerah terbaru yang menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi, menyusul meningkatnya intensitas hujan di wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
Langkah percepatan ini diharapkan mampu meminimalkan risiko bencana, mengingat sebagian wilayah Riau kini berada pada periode puncak musim hujan dengan potensi genangan, banjir tahunan, serta longsor di sejumlah titik rawan.