Wakil Ketua DPRD Riau Pantau Kesiapan PLTA Koto Panjang Antisipasi Curah Hujan Tinggi Kamis, 11/12/2025 | 10:09
Riau12.com-Pekanbaru — Sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Riau melakukan peninjauan langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang untuk memastikan kesiapan pengelola dalam menghadapi potensi banjir akibat cuaca ekstrem.
Kunjungan ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Ahmad Tarmidzi, bersama Ketua Komisi III, Edi Basri, anggota Komisi III, Abdullah, serta beberapa anggota lainnya.
Abdullah menyampaikan bahwa pihak PLTA telah melakukan perubahan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pembukaan pintu air spillway sejak rapat bersama DPRD pada bulan Mei. Perubahan ini termasuk penerapan mekanisme Early Release, yaitu pelepasan air lebih awal untuk mengurangi potensi luapan waduk saat curah hujan tinggi.
"Tambahan SOP ini akan digunakan ketika debit air tinggi, sehingga dinilai dapat meredam dan mengurangi banjir yang berasal dari buangan air waduk PLTA," jelas Abdullah.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini debit hujan masih normal. Level permukaan PLTA berada di batas aman, yaitu pada level 76 dari maksimum 83, sehingga mekanisme early release belum diterapkan.
DPRD Riau terus mendorong penerapan penuh SOP ini melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama pihak PLTA, Balai Wilayah Sungai (BWS), PLN, dan kementerian PUPR. Harapannya, SOP ini mampu mencegah luapan air terutama di wilayah yang sering terdampak, seperti Kampar dan Pelalawan.
Kunjungan ini menegaskan komitmen DPRD Riau untuk memantau kesiapsiagaan infrastruktur penting di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem. Langkah-langkah mitigasi yang diambil PLTA Koto Panjang diharapkan dapat meminimalisasi risiko banjir dan dampak negatif bagi masyarakat di sekitarnya.