Bupati Kepulauan Meranti Tinjau Titik Rawan Banjir Rob di Selatpanjang, Instruksikan Perbaikan Drainase Rabu, 10/12/2025 | 11:35
Riau12.com-Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, meninjau sejumlah titik rawan banjir di kawasan perkotaan Selatpanjang pada Selasa (9/12/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya intensitas banjir rob yang kerap menggenangi pemukiman warga serta pusat aktivitas ekonomi.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Asmar langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti untuk menurunkan tim guna membersihkan dan memperbaiki drainase yang tersumbat. Upaya ini ditargetkan mulai dikerjakan dalam dua hingga tiga hari ke depan agar aliran air lebih lancar dan genangan cepat surut saat terjadi pasang tinggi.
"Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan cari solusi terbaik agar masyarakat tidak lagi terkena banjir. Kita upayakan langkah konkret supaya air yang pasang, meski tinggi, bisa cepat surut," tegas Bupati.
Titik yang ditinjau meliputi kawasan Sungai Juling, termasuk Pasar Sandang Pangan dan Plaza, Pelabuhan Tanjung Harapan, serta beberapa pemukiman yang selama ini terdampak banjir pasang. Selain itu, Bupati juga mengecek kondisi sarana di Pasar Sungai Juling yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Peninjauan ini menjadi langkah percepatan perbaikan agar aktivitas perdagangan kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
Agenda kunjungan kemudian berlanjut ke Pelabuhan Tanjung Harapan. Di lokasi ini, Bupati meminta pihak Pelindo untuk segera meninggikan area halaman pelabuhan sebagai bentuk antisipasi terhadap luapan banjir rob.
Seluruh lokasi yang ditinjau hari itu, menurut Bupati Asmar, akan menjadi prioritas penanganan. "Masalah banjir rob ini harus segera dituntaskan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa," ujarnya.
Peninjauan ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam memperkuat mitigasi banjir rob yang semakin sering terjadi di wilayah pesisir Kepulauan Meranti, sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi.