Anggota DPR Soroti Ucapan Menko PM, Tekankan Fokus Bantu Korban Bencana, Bukan Salahkan Sesama Menteri Rabu, 03/12/2025 | 10:14
Riau12.com-JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Firman Soebagyo menyayangkan pernyataan Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terkait bencana alam yang melanda Sumatera. Pernyataan Cak Imin yang mengajak masyarakat untuk "Tobat Nasuha" dinilai Firman tidak tepat dan kurang bijak, terutama disampaikan di depan publik dalam suasana duka.
Firman menekankan bahwa sebagai tokoh agama, Cak Imin seharusnya lebih memahami arti kedukaan masyarakat yang tertimpa musibah dan lebih fokus pada upaya membantu korban bencana. Ia menambahkan, kerusakan hutan yang menjadi salah satu pemicu bencana bukan terjadi dalam waktu singkat, melainkan merupakan akumulasi dari kebijakan selama puluhan tahun.
"Tobat Nasuha dan fokus membantu masyarakat lebih penting. Kerusakan hutan ini bukan sebulan dua bulan, bahkan bukan setahun dua tahun, tetapi sudah 15-20 tahun akibat kebijakan menteri-menteri sebelumnya," kata Firman kepada wartawan, Selasa (2/12/2025).
Legislator dari dapil Jateng III itu juga menegaskan bahwa sesama menteri seharusnya dalam situasi duka lebih konsentrasi membantu Presiden Prabowo menyelesaikan masalah korban bencana, bukan saling menyalahkan di publik. Menurutnya, meskipun ucapan “Tobat Nasuha” mungkin dimaksudkan sebagai candaan, penyampaiannya di depan media saat masyarakat tengah berduka dianggap tidak tepat.
Firman menyarankan agar para menteri lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan, khususnya dalam situasi bencana. "Sebagai Menko, fokusnya harus membantu Presiden dan masyarakat terdampak bencana, bukan saling menyalahkan," ujarnya.
Sebelumnya, Cak Imin merespons situasi bencana di Sumatera dengan mengirim surat kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk melakukan evaluasi kebijakan dan langkah-langkah pemerintah. Ia juga menyinggung soal “taubat nasuha” atas rangkaian bencana yang terus berulang.
"Hari ini saya berkirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk evaluasi total seluruh kebijakan sebagai wujud komitmen pemerintah," kata Cak Imin. Ia menambahkan, "Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri. Semoga yang sedang mengalami musibah segera mendapatkan bantuan dan kesabaran selalu menyertai kita semua."