Pemprov Riau dan Bappenas Gelar Pasar Murah di Pekanbaru, Fokus Tekan Harga Cabai dan Pangan Pokok Rabu, 03/12/2025 | 10:12
Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar gerakan dan operasi pasar murah di dua titik Kota Pekanbaru, Selasa (2/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk menekan inflasi, terutama pada harga komoditas pangan strategis seperti cabai, yang terdorong oleh gangguan pasokan dari sejumlah daerah penyangga yang terdampak bencana.
Daerah penyangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang mengalami banjir dan longsor disebut turut memicu kenaikan harga di Riau. Program ini juga dimaksudkan sebagai antisipasi terhadap potensi lonjakan kebutuhan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Plt Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Riau, Dr. Roni Bowo Lekson, menjelaskan gerakan pangan murah merupakan kolaborasi antara pemerintah provinsi, Bappenas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bulog, serta pemerintah kelurahan.
"Program ini untuk memberikan kebutuhan pangan pokok yang murah dan terjangkau, sekaligus menekan inflasi, terkhususnya pada komoditas cabai," ujar Roni di Kelurahan Sukaramai, Pekanbaru.
Direktur BUMD Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menambahkan ada dua kegiatan terpisah pada hari yang sama. Pertama, Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Sukaramai yang melibatkan Dinas Pangan Provinsi Riau dan Bappenas. Kedua, Operasi Pasar Murah di Kelurahan Limbungan Baru bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Provinsi Riau.
"Komoditinya sama, prinsip kegiatannya sama, hanya leading sektornya yang berbeda," jelas Ade.
Komoditas yang dijual antara lain beras, gula, minyak goreng, telur ayam, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan kentang. Harga jual disebut jauh di bawah harga pasar. Menurut Ade, komoditas yang paling banyak diserbu masyarakat adalah cabai merah, minyak goreng, telur, dan bawang merah.
Terkait pasokan cabai, Ade menyebut akan mendatangkan total 2 ton dari Sleman secara bertahap, dengan 1 ton tiba Selasa malam untuk didistribusikan mulai Rabu (3/12/2025). Distribusi dilakukan melalui pedagang di Pasar Agus Salim, operasi pasar murah di Kelurahan Serimeranti (Rumbai), Pasar Impres Bangkinang, serta penjualan bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan kantor Gubernur Riau.
Plt Lurah Sukaramai, Yerinadia, mengatakan antusiasme masyarakat tinggi. Banyak warga yang berprofesi sebagai pedagang kuliner merasa terbantu dengan adanya program ini. Sekitar 100 orang datang, tidak hanya dari kelurahan setempat, tetapi juga dari kelurahan tetangga.
Mekanisme pembelian dibuat sederhana dengan sistem kupon antrian untuk menghindari kerumunan. Yerinadia berharap program serupa dapat terus diadakan di kelurahan mereka.
Program pasar murah ini diharapkan menjadi langkah stabilisasi harga yang efektif sekaligus meringankan beban masyarakat menengah ke bawah di tengah tekanan inflasi dan cuaca ekstrem.