Kilang Pertamina Internasional Kirim Bantuan Miliaran Rupiah untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Selasa, 02/12/2025 | 13:14
Riau12.com-JAKARTA – Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.
Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dalam beberapa tahap dengan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tahap pertama telah diserahkan pada 29 November 2025 kepada Kepala Subdirektorat Kemitraan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Erry Prawisuda, dan disalurkan melalui jalur udara dari Lanud Halim Perdanakusuma.
Jenis bantuan yang dikirimkan KPI meliputi bahan makanan seperti mie instan, biskuit, vitamin C, dan air mineral masing-masing ratusan pack. Selain itu, terdapat bantuan peralatan mandi dan sanitasi seperti sabun, shampoo, pasta gigi, karbol, serta alat pembersih lantai. KPI juga mengirimkan pakaian layak pakai untuk laki-laki dan perempuan, pembalut, serta pampers untuk balita.
“Bantuan tahap pertama telah diberangkatkan untuk korban di Kabupaten Sibolga, Sumatera Utara. Bantuan untuk Aceh dan Sumatera Barat akan segera menyusul,” ujar Milla.
Tak hanya dari Jakarta, KPI unit operasi Kilang Dumai juga mengirimkan tim relawan berjumlah 25 orang ke Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Relawan yang terdiri dari pekerja KPI, anggota komunitas Patra Pala, dan mitra kerja, bergerak melalui jalur darat untuk membantu penanganan pengungsi dan koordinasi di posko bencana.
Selain itu, Kilang Dumai juga mengirimkan bantuan logistik berupa 250 kilogram beras, 20 kilogram gula, 20 dus mie instan, 130 dus air mineral, peralatan kebersihan, peralatan mandi, perlengkapan dapur, serta perlengkapan evakuasi seperti perahu karet, pelampung, dan alat komunikasi.
Milla berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan. “Semoga kehadiran kami bisa memberi harapan baru bagi para korban,” ujarnya.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 26-27 November 2025 menyebabkan korban jiwa mencapai 303 orang, 279 orang dilaporkan hilang, dan ribuan lainnya mengungsi. Infrastruktur di beberapa daerah juga mengalami kerusakan parah, termasuk jembatan dan jalan darat menuju lokasi terdampak, sehingga bantuan seperti yang dikirim KPI menjadi sangat penting untuk mempercepat pemulihan.