Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera: 604 Meninggal, 464 Hilang, 1,5 Juta Terdampak Selasa, 02/12/2025 | 10:31
Riau12.com-JAKARTA – Korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di utara Pulau Sumatera terus bertambah. Hingga Senin (1/12/2025) malam pukul 18.30 WIB, total korban jiwa di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mencapai 604 orang. Sementara itu, 464 orang masih dinyatakan hilang dan sedang dalam pencarian.
Data terbaru ini tercatat oleh Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin) BNPB. Selain korban jiwa, bencana ini menimbulkan dampak luas dengan 2.600 warga mengalami luka-luka, 1,5 juta orang terdampak, dan sekitar 570 ribu warga harus mengungsi.
Provinsi Sumatera Utara menjadi wilayah terdampak terparah. Sampai Senin malam, tercatat 283 orang meninggal dunia, 169 orang hilang, dan 613 orang mengalami luka-luka. Di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal mencapai 165 orang, korban hilang 114 orang, dan korban luka-luka sebanyak 112 orang.
Aceh juga terdampak parah dengan 156 korban meninggal, 181 orang hilang, dan 1.800 orang mengalami luka-luka, menjadikannya salah satu provinsi dengan dampak paling luas dari bencana ini.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan bahwa data yang disampaikan merupakan informasi terbaru yang telah diperbarui pada Senin malam. “Data yang tampil data ter-update,” ujarnya kepada wartawan.
BNPB terus memantau situasi di lapangan dan mengoordinasikan upaya pencarian korban serta distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.