Tepi Barat Memanas: Aktivis Italia dan Kanada Dikeroyok Pemukim Israel, Barang Pribadi Dirampas Senin, 01/12/2025 | 15:39
Riau12.com-TEPI BARAT – Empat warga negara asing asal Italia dan Kanada menjadi korban penyerangan kelompok pemukim Israel di wilayah Tepi Barat pada Minggu (30/11) malam. Para korban, yang dikenal sebagai aktivis internasional, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kekerasan fisik.
Insiden terjadi di kawasan Duyuk, wilayah barat Jericho, Tepi Barat bagian tengah. Salah satu korban yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan kepada AFP dan Al Arabiya bahwa mereka tengah menginap saat sekelompok pemukim datang secara tiba-tiba.
“Kami sedang tidur di malam hari. Sekitar 10 pemukim bertopeng datang; dua membawa senjata dan beberapa lainnya membawa tongkat,” ungkap korban itu.
Ia menuturkan serangan berlangsung cukup lama dan para pelaku tidak segan menggunakan kekerasan.
“Mereka menendang saya berkali-kali di wajah, tulang rusuk, dan pinggul. Serangannya sekitar 10 sampai 15 menit. Setelah itu, mereka mengambil semua barang kami, paspor, telepon, dompet, kartu bank, lalu pergi,” lanjutnya.
Para korban menjalani pemeriksaan medis setelah kejadian. “Kami harus menjalani rontgen dan diberi obat pereda nyeri. Teman-teman saya dipukuli lebih parah dari saya,” katanya.
Kantor berita Palestina, WAFA, menyebut keempat korban sebagai aktivis internasional yang kerap berada di wilayah tersebut untuk kegiatan kemanusiaan.
Direktur Rumah Sakit Pemerintah Jericho, Riyad Eid, membenarkan bahwa para korban mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan.
“Empat warga negara asing tiba pagi ini setelah dipukuli para pemukim. Beberapa mengalami memar di wajah dan dada, dan salah satu dari mereka dipukul di area sensitif,” jelas Eid.
Ia menambahkan bahwa para korban telah menjalani pemeriksaan rontgen, pemindaian ultrasound, mendapatkan perawatan yang diperlukan, dan kemudian diperbolehkan pulang.
Kementerian Luar Negeri Italia mengonfirmasi adanya tiga warganya yang menjadi korban serangan tersebut. “Tiga relawan internasional asal Italia diserang tadi malam oleh para pemukim Israel,” tulis pernyataan resmi kementerian, yang menambahkan bahwa para korban masih mengalami shock.
Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, telah berkomunikasi langsung dengan Konsul Jenderal Italia di Yerusalem terkait insiden ini. Pihak kementerian juga menyebut bahwa para pelaku memasuki tempat tinggal sementara para relawan, menyerang mereka, dan mengambil semua barang pribadi.
Hingga kini, otoritas Israel belum memberikan komentar terkait serangan yang melibatkan warganya tersebut.
Menurut data, lebih dari 500.000 pemukim Israel tinggal di wilayah permukiman Yahudi di Tepi Barat, yang dikuasai Israel sejak 1967, bersama sekitar tiga juta warga Palestina.