www.riau12.com
Sabtu, 17-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Warga Meradang, Pangkalan Gas Melon Kosong, Ingot Ahmad : Terbukti 'Bermain Mata' Langsung PHU
Selasa, 17-04-2018 - 14:45:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Warga Perumahan Purna Griya Mas RW 15 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan Meradang. Hal itu dipicu atas kosongnya gas Elpiji tiga kililogram atau gas melon di pangkalan.

Demikian diungkapkan Ketua RW 15, Anis Murzil kepada Wartawan, Selasa (17/4). "Benar, sejak sebulan belakangan ini saya kerap mendapat laporan dan keluhan warga atas kekosongan Gas bersubsidi tiga kilogram. Setelah saya cros cek ke Pangkalan dan melihat Log Book penjualan gas semua terisi rapi dan sesuai dengan warga saya. Pihak pengkalan mengaku sudah sebulan distribusi oleh agen tidak lancar," jelasnya. 

Anis berharap, kepada Pemerintah untuk lebih fokus dan perhatian kepada warganya yang sangat membutuhkan gas melon tersebut.  "Kita berharap kepada pengkalan dan agen yang terbukti bermain bisa ditindak tegas," pungkasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian,  Perdagangan dan Pasar, Ingot Ahmad Hutasuhut berterima kasih atas adanya laporan seperti ini.  "Saya sendiri sudah mendapatkan laporan dari warga. Ini akan kita tindak dan telusuri ke lapangan. Jika terbukti 'bermain mata' akan kita langsung PHU (putus hubungan usaha)," tegasnya. 

Lanjut, Ingot juga menghimbau kepada Camat, lurah untuk ikut serta dalam memantau penyaluran gas bersubsidi ini sehingga tidak ada warga yang mengeluhkan kelangkaan gas lagi. "Peran stakeholder setempat sangat dibutuhkan untuk menindak lanjuti laporan-laporan masyarakat ini, diharapkan, jika perlu turun langsung dan data pangkalan yang ada di kawasan masing-masing. Disarankan agar pangkalan tersebut digerakkan oleh pelaku UMKM, IUMKN dan badan usaha Masjid bukan pangkalan-pangkalan pribadi," imbuhnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Warga Meradang, Pangkalan Gas Melon Kosong, Ingot Ahmad : Terbukti 'Bermain Mata' Langsung PHU
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved