www.riau12.com
Minggu, 18-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Hasil Rapat LAM, Nama Petang Megang Berubah Menjadi Petang Belimau
Selasa, 31-05-2016 - 15:35:58 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1437, Perubahan Istilah pada sebuah tradisi yang biasa dilakukan di bumi melayu yaitu  petang magang menjadi Petang belimau melibatkan beberapa tokoh praktisi maupun budayawan melayu yang dikemas dalam diskusi bersama di gedung Lembaga Adat Melayu Riau, Kota Pekanbaru. 

Perbedaan istilah ini tidak akan mengurangi substansi dari kegiatan tahunan menjelang bulan ramadhan itu.

"Kita sepakat petang belimau sebagai tradisi tahunan yang perlu dilestarikan," kata Ketua LAM Riau, Al Azhar.

Ia mengatakan pada dasarnya istilah yang berubah hanya segi terminologi bahasa saja namun maknanya tetap sama.

 "Perubahan istilah ini sebelumnya sudah dibincangkan dan merupakan hasil rapat pleno LAM, petang magang berganti istilah menjadi petang belimau,"terangnya.

Istilah ini kemudian menjadi perdebatan intern LAM. Ada yang setuju dengan istilah petang magang maupun petang belimau.

Sebelumnya istilah petang magang sudah digunkan sejak tahun 1997 dalam istilah ini dapat diartikan dengan mulai petang memegang ibadah.

Petang magang atau petang belimau adalah kegiatan mandi menjelang hari puasa dengan menggunakan limau dan harum-haruman dari dedaunan maupun bunga.

Kelompok yang setuju dengan petang magang mengatakan karena istilah ini sudah dipakai sejak lama dan kebanyakan daerah di sumatera menggunkan istilah petang magang seperti di Aceh.

Sementara untuk istilah petang belimau adalah istilah yang disesuaikan dengan kondisi saat ini dan masih tidak terlepas dari bahasa melayu Pekanbaru.

"Penggunaan istilah ini tidak merubah khasanah budaya melayu,"pungkasnya.

Ia mengharapkan agar penggunaan istilah tersebut tidak terlalu mempermasalahkan dan menjadikan munculnya opini dimasyarakat.(r12/ant)



 
Berita Lainnya :
  • Hasil Rapat LAM, Nama Petang Megang Berubah Menjadi Petang Belimau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved