www.riau12.com
Sabtu, 17-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Marpoyan Damai Penyumbang Kasus DBD Terbanyak
Jumat, 25-03-2016 - 21:52:26 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman besar bagi warga Pekanbaru. Sepekan terakhir, ditemukan 32 kasus baru DBD. Kecamatan Marpoyan Damai menjadi penyumbang kasus DBD terbanyak dengan jumlah 9 Kasus.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Dinkes Pekanbaru Gustiyanti, Kamis (24/3), di Pekanbaru. Menurutnya jika ditotal dari awal tahun 2016 maka sudah ada 313 kasus DBD.

"Jumlah kasus DBD mencapai 313,  ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 lalu dalam kurun waktu yang sama yang hanya hanya 308 kasus," ungkap

"Selama tahun 2016 sudah lima warga Pekanbaru meninggal dunia disebabkan keganasan nyamuk Aides Agepti," sambungnya.

Dengan meningkatnya kasus DBD di Pekanbaru tentunya Diskes Pekanbaru akan terus turun ke lapangan guna mencegah bertambahnya jumlah kasus. 
  
Tak hanya itu saja, peran dan kesadaran dari masyarakat untuk menerapkan PHBS juga sangatlah penting untuk mencegah bertambahnya kasus DBD.

Sebagai antisipasi, masyarakat diminta untuk terus melakukan langkah 3 M plus, Menguras, Menutup, Menimbun dan menabur bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air.

Selain juga meminta masyarakat Pekanbaru untuk rutin melakukan gotong- royong dan menggalakkan kebersihan lingkungan guna mencegah bertambahnya jumlah kasus.

"3M Plus cara ampuh memutus mata rantai DBD. Bagi masyarakat yang teridentifikasi terjangkit untuk segera berobat ke puskesmas terdekat. Jangan dibiarkan berlarut-larut yang nantinya malah menjadi masalah," sarannya.(r12/fr)



 
Berita Lainnya :
  • Marpoyan Damai Penyumbang Kasus DBD Terbanyak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved