www.riau12.com
Minggu, 17-November-2019 | Jam Digital
11:49 WIB - Syahrul Aidi: Pemerintah Pusat dari Dulu Tak Adil ke Riau | 10:12 WIB - Siang Ini, Pria Ini Akan kembalikan Uang Setinggi Menara Eiffel Totalnya Rp477 Miliar Ke Kejagung | 06:55 WIB - Gagahi Putri Kandungnya Berkali-kali, Ayah: Dia Sudah Tak Perawan Lagi, Anaknya Nakal | 16:15 WIB - Tak Lulus Sertifikasi, Pasangan Calon Suami Istri Tak Boleh Menikah | 13:55 WIB - Bunuh 100 Orang, Wanita Cantik Ini Jadi Buronan ISIS, Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar | 11:15 WIB - Kemen PUPR Ubah Air Gambut Jadi Air Baku, Wawako Pekanbaru Beri Apresiasi
 
Militan Serang Penerbit Buku Sekuler, Pegawai Tewas Disayat
Minggu, 01-11-2015 - 10:30:37 WIB

TERKAIT:
 
  • Militan Serang Penerbit Buku Sekuler, Pegawai Tewas Disayat
  •  

    DHAKA, Riau12.com-Kelompok militan diduga melakukan serangan terhadap sebuah penerbit buku beraliran sekuler di Bangladesh pada Sabtu 31 Oktober malam waktu setempat. Seorang pegawai penerbitan bernama Faisal Arefin Dipon tewas dengan luka sayatan di leher.

    Kelompok militan Ansar Al Islam yang berafiliasi dengan Al Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serang tersebut lewat sebuah pesan online. Sasaran serangan kelompok militan itu adalah para penerbit dan penulis beraliran sekuler.

    "Saya melihat mayat Faisal tertelungkup dan bersimbah darah. Lehernya telah disayat," ujar Abul Kashem Fazlul Haq, ayah Faisal Arefin Dipon, seperti dilaporkan BBC, Minggu (1/11/2015).

    Sebelum menyerang kantor penerbitan Jagiti Prokashoni dan membunuh Faisal, kelompok Ansar Al-Islam menyerang kantor penerbit lainnya. Seorang penerbit bernama Ahmedur Rashid Tutul menderita luka tusukan dalam serangan tersebut. Dua orang penulis yang sedang bersama Rashid Tutul turut menjadi korban.

    Setelah ditusuk, ketiganya disekap dalam sebuah ruangan. Polisi berhasil membebaskan ketiganya dan membawa mereka ke rumah sakit setempat. Namun, kelompok militan tersebut berhasil kabur. Seorang dari ketiga korban berada dalam kondisi kritis.

    Serangkaian serangan dari kelompok militan di Bangladesh dimulai pada Februari 2015. Seorang blogger bernama Avijit Roy tewas dibunuh. Roy yang merupakan seorang warga Amerika Serikat (AS) yang tinggal di Bangladesh dikenal sering mengkritik kelompok radikal Islam dalam blog pribadinya.

    Tidak hanya menyerang blogger, seorang relawan asal Italia bernama Tavella Cesare tewas ditembak pada akhir September 2015. Seorang warga asing lainnya bernama Hoshio Kunio juga tewas ditembak pada awal Oktober. (r12/okz)



     
    Berita Lainnya :
  • Militan Serang Penerbit Buku Sekuler, Pegawai Tewas Disayat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    4 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    5 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    9 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
    10 Ada Mobil Goyang, Setelah Dibuka...Ternyata Polisi Mesum
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved