www.riau12.com
Selasa, 29-09-2020 | Jam Digital
10:51 WIB - Parah! Pria Ini Paksa Putri Tirinya Berhubungan & Rekam: VIDEO nya Viral | 09:01 WIB - Berlebihan Main Game PUBG Mobile Hingga Berhari-hari, Remaja 16 Tahun Ini Meninggal Dunia | 10:18 WIB - Mall Pelayanan Pekanbaru Dikunjungi DPMPTSP Sijunjung Sumbar | 22:23 WIB - Mau Transaksi Senjata Api, Polsek Tampan Borgol 2 Pelaku | 18:23 WIB - Walah! Dua Anggota DPRD Pekanbaru Inisial R dan Z Positif Covid-19 | 16:12 WIB - Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Pekanbaru Dilalap Sijago Merah
 
Nenek Berambut 'Ular', Tolak Potong Rambut Selama 64 Tahun
Jumat, 24-07-2020 - 06:10:45 WIB
TERKAIT:
 
  • Nenek Berambut 'Ular', Tolak Potong Rambut Selama 64 Tahun
  •  


    Riau12.com-Seorang nenek berusia 83 tahun yang berasal dari Vietnam telah menolak untuk memotong rambutnya sejak dia berusia 19 tahun. Akibatnya,rambut sang nenek menjadi sangat panjang hingga menyerupai seekor ular sanca.


    Seperti dikutip dari Tinmoi.vn, nenek bernama Nguyen Thi Dinh itu mengaku bahwa rambutnya belum pernah dipotong. Tak hanya itu saja, dia bahkan mengatakan bahwa rambutnya itu juga tidak pernah dikeramas selama 64 tahun terakhir.


    Thi Dinh mengatakan bahwa dia memutuskan untuk tidak mencuci dan memotong rambutnya karena pada usia 19 tahun dia pernah mengalami kejadian kurang mengenakkan. Pada usia 19 tahun, nenek yang berasal dari Distrik Giong Trom itu merasakan sakit kepala hebat seusai dirinya potong rambut untuk yang pertama kalinya. Orangtuanya lalu segera membawa Thi Dinh ke dokter. Tapi sayang walaupun sudah berobat ke dokter, sakit kepalanya itu tidak kunjung hilang.


    Sakit kepala Thi Dinh baru hilang setelah rambutnya kembali tumbuh. Semenjak saat itu Thi Dinh memutuskan untuk tidak lagi memotong rambutnya.


    "Sejak itu saya berhenti memotong rambut saya, dan ketika tumbuh kembali, penyakit saya berangsur-angsur membaik. Anehnya, ketika saya mencuci rambut, kepala saya mulai sakit lagi. Jadi saya berhenti mencuci rambut saya sepenuhnya dan tidak membiarkan rambut saya menyentuh air," kata Thi Dinh.


    Rambut Thi Dinh yang semakin panjang membuatnya lama kelamaan menjadi kesulitan untuk merawatnya. Akhirnya sang nenek memutuskan untuk membundelnya menjadi satu hingga terlihat seperti ular sanca yang panjang. Saat ini panjang rambut sang nenek sudah lebih dari 6 meter. Walaupun kini rambutnya terlihat berwarna abu-abu, tetapi sebagian besar rambut 'ular' miliknya terlihat berwarna coklat.


    Sejak tahun 1990 hingga saat ini Thi Dinh tinggal di sebuah kuil Buddha. Setelah tinggal di kuil, Thi Dinh berubah menjadi seorang vegetarian dan memiliki gaya hidup yang serba hemat. Hal itu membantunya untuk tetap sehat, baik fisik maupun mental hingga di usianya yang sudah tidak muda lagi.


    Walaupun rambut Thi Dinh tidak pernah memenangkan Guiness Record untuk rambut terpanjang di dunia, namun rambutnya itu tetap saja mengagumkan dan sangat unik. Dalam satu tahun, rambut Thi Dinh masih bisa bertumbuh lebih panjang hingga 10 cm.


    Sumber : detik.com



     
    Berita Lainnya :
  • Nenek Berambut 'Ular', Tolak Potong Rambut Selama 64 Tahun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    4 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    9 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved