www.riau12.com
Minggu, 18-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Rektor UMRI Diundang di Acara Perkampungan Sunnah di Malaysia
Selasa, 07-05-2024 - 14:36:32 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Kerajaan Negeri Perlis Melalui Jabatan Mufti menggelar program perkampungan sunnah yang mengusung Tema Jihad Memartabatkan Dakwah, Mempertahankan Ummah. Acara ini digelar di masjid Alwi, Kangar Perlis dari tanggal 3 sampai 5 Mei 2024 lalu dan dibuka secara langsung oleh Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putera Jamalullail.

Inti dari acara yang dihadiri oleh lebih dari 50 ribu pengunjung ini adalah seminar JIHAD yang mendatangkan 50 pembicara dari negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Thailand dan Singapura. Mufti Perlis Prof MAZA menyatakan bahwa tujuan seminar ini untuk meluruskan defenisi JIHAD yang selama ini selalu dirigidkan pihak tertentu dan diremehkan pihak lain. Sehingga dengan acara ini jihad itu akan dipandang sebagai ruh Dakwah Dan kemajuan Ummah.

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr Saidul Amin yang diundang untuk menyampaikan ceramah berjudul Jihad menghadapi Perang Pemikiran menyatakan bahwa judul ini bukan sesuatu yang baru. Sebab upaya merusak mindset ummat itu sudah ada semenjak zaman awal pertumbuhan dimana kelompok elit di Mekkah berupaya memberikan gambaran yang negatif terhadap keperibadian Rasulullah Muhammad SAW sebagai tukang sihir bahkan orang gila. Kemudian beliau melanjutkan bahwa Perang Pemikiran hari ini hanyalah kelanjutan dari masa lalu yang telah dimodifikasi.

Secara umum, ada beberapa metode yang dilakukan untuk merusak ajaran Islam dari aspek pemikiran, yakni pertama, tasykik atau membuat umat Islam meragui ajaran agamanya. Kedua, taswiyah, yaitu menimbulkan sikap inferiority di kalangan umat Islam sehingga mereka merasa kecil dan lemah di antara penduduk alam semesta. Ketiga, Taghrib atau westernisasi yang membuat umat berfikir bahwa kebenaran dan kebaikan itu hanya ada di negara barat dan akhirnya mereka mendewakan negara-negara barat. Lalu yang terakhir adalah Hedonisme, dimana umat khususnya generasi dipandu untuk menganggap bahwa kehidupan di dunia ini hanya untuk bersenang-senang saja. Life just for fun.

"Untuk itu umat harus siap menghadapi hal tersebut dan berupaya menangkalnya, seperti yang pernah dilakukan Rasulullah Muhammad SAW dengan memperkokoh keimanan Dan memberikan pemahaman yang utuh terhadap ajaran Islam," tandasnya.(*)

Sumber: Riauterkini.com



 
Berita Lainnya :
  • Rektor UMRI Diundang di Acara Perkampungan Sunnah di Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved