www.riau12.com
Sabtu, 17-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Bebas dari Penjara, Nicolas Sarkozy Janji Buktikan Diri Tak Bersalah dalam Kasus Dana Gaddafi
Selasa, 11-11-2025 - 13:48:32 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PARIS – Mantan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, resmi dibebaskan dari penjara pada Senin, 10 November 2025, setelah pengadilan Paris memutuskan bahwa ia boleh menunggu proses banding di luar tahanan.

Dalam unggahan di media sosial sesaat setelah bebas, Sarkozy menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukungnya dan menegaskan tekad untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. “Energi saya terfokus sepenuhnya pada satu tujuan: membuktikan ketidakbersalahan saya,” tulisnya, dikutip dari CNN, Selasa, 11 November 2025.

Sebelumnya, Sarkozy menjalani hukuman selama 20 hari di kompleks penjara La Santé, Paris. Melalui sambungan video dalam sidang, ia mengakui masa tahanannya terasa sangat berat, namun tetap memuji para petugas penjara atas perlakuan mereka yang manusiawi.

Menurut laporan majalah Le Point, Sarkozy hanya mengonsumsi yoghurt selama hampir tiga minggu di penjara karena khawatir makanannya dicampuri oleh tahanan lain.

Meski telah dibebaskan, pengadilan tetap menetapkan sejumlah syarat ketat. Sarkozy dilarang meninggalkan wilayah Prancis dan tidak boleh berhubungan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasusnya, termasuk Menteri Kehakiman Gérald Darmanin. Darmanin sempat menuai kritik publik setelah mengunjungi Sarkozy di penjara bulan lalu.

Dalam pernyataan sebelum ia masuk penjara pada Oktober, Sarkozy menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah. “Kalau mereka benar-benar ingin saya tidur di penjara, saya akan tidur di penjara. Tapi dengan kepala tegak,” katanya kepada wartawan dengan nada tegas.

Kasus yang menjerat Sarkozy bermula dari dugaan bahwa ia menerima dana jutaan euro dari mantan pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, untuk membiayai kampanye presidennya tahun 2007. Uang itu diduga sebagai imbalan atas dukungan diplomatik Prancis kepada rezim Gaddafi.

Jika bandingnya gagal, Sarkozy terancam menghadapi hukuman penjara yang lebih lama.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Bebas dari Penjara, Nicolas Sarkozy Janji Buktikan Diri Tak Bersalah dalam Kasus Dana Gaddafi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved