www.riau12.com
Minggu, 18-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Puluhan Virus Baru pada Hewan Terdeteksi di China, Berpotensi Menular ke Manusia
Senin, 16-09-2024 - 08:20:30 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Peneliti menemukan puluhan virus baru yang terdeteksi pada hewan di peternakan bulu di China. Beberapa diantaranya berpotensi menular ke manusia.

Sejak pandemi COVID-19, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa beternak mamalia seperti cerpelai untuk diambil bulunya dapat memudahkan virus baru berpindah dari alam liar dan memicu wabah baru.

Ahli virologi Edward Holmes, yang memimpin penelitian tentang COVID-19, serta salah satu penulis studi baru yang mengkaji potensi bahaya yang ditimbulkan oleh virus di peternakan bulu di negara tempat kasus COVID pertama muncul pada akhir tahun 2019, mengatakan bahwa ia merasa industri peternakan bulu global "adalah salah satu cara yang paling mungkin untuk memulai pandemi baru".

"Secara pribadi, saya berpendapat bahwa industri peternakan bulu di seluruh dunia harus ditutup," katanya kepada AFP, dikutip dari The Hindu.

Lebih lanjut, tim peneliti yang dipimpin China mengurutkan materi genetik dari sampel paru-paru dan usus 461 hewan seperti cerpelai, kelinci, rubah, dan anjing rakun yang mati akibat penyakit di seluruh negeri antara tahun 2021 dan 2024.

Sebagian besar berasal dari peternakan bulu, beberapa juga diternakkan untuk makanan atau obat tradisional, sementara sekitar 50 adalah hewan liar. Tim tersebut mendeteksi 125 virus, termasuk 36 virus baru, menurut penelitian di jurnal Nature .

Tiga puluh sembilan virus memiliki "risiko tinggi" untuk menular antar spesies, termasuk ke manusia, menurut hasil evaluasi para peneliti.

Beberapa virus tersebut, seperti hepatitis E dan ensefalitis Jepang, telah menyebar ke manusia, tetapi 13 di antaranya masih baru, kata penelitian tersebut.

Beberapa jenis flu burung juga terdeteksi pada marmut, cerpelai, dan muskrat. Dan tujuh jenis virus corona juga ditemukan, meskipun demikian tidak ada yang berkerabat dekat dengan SARS-CoV-2, yang menyebabkan COVID-19.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menyerukan peningkatan pengawasan terhadap hewan ternak berbulu, terutama cerpelai, anjing rakun, dan marmut, yang tercatat memiliki virus dengan "risiko paling tinggi".(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Puluhan Virus Baru pada Hewan Terdeteksi di China, Berpotensi Menular ke Manusia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved