www.riau12.com
Selasa, 18-Juni-2024 | Jam Digital
20:51 WIB - Doa Wukuf Jamaah Haji Indonesia Dipimpin Habib Ibrahim Lutfi | 19:50 WIB - PSIS Semarang perpanjang kontrak Rizky Darmawan dua musim | 18:55 WIB - Satgas Karhutla Riau Gencar Lakukan TMC, Hujan Buatan Dibuat di 4 Kabupaten | 18:03 WIB - Terjerat Pinjol: Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel, Pabrik Rugi Rp450 Juta | 17:25 WIB - Survei LSI, Abdul Wahid Memimpin di Pilgub Riau 2024 | 16:41 WIB - Hutan Kota Belakang Kantor Bupati Pasirpengaraian Ditutup Sementara, Beruang Madu Masih Berkeliaran
 
Pertama Kali, WHO Ungkap Kematian Akibat Infeksi Flu Burung H5N2
Sabtu, 08-06-2024 - 15:30:26 WIB

TERKAIT:
   
 

Riua12.com-NEW YORK- Kematian pertama akibat infeksi flu burung H5N2 pada manusia dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Kasus ini terjadi pada seorang pria berusia 59 tahun di negara bagian Meksiko pada 24 April 2024.

Pada tanggal itulah pria tersebut dinyatakan meninggal dunia usai mengalami demam, sesak napas, diare, mual, dan rasa tidak enak badan. Meski sudah mendapatkan bantuan medis di Rumah Sakit Meksiko City, namun, nyawanya tak tertolong.

Perlu diketahui, sebelum timbulnya gejala akut, kerabat dari kasus terkait melaporkan bahwa pria ini telah terbaring di tempat tidur selama tiga minggu (karena alasan lain).

Berdasarkan hasil dari Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dari sampel pernapasan yang dikumpulkan dan diuji di INER pada 24 April 2024, menunjukkan adanya virus influenza A yang tidak dapat disubtipe.

Lalu, 8 Mei 2024 sampel itu dikirim untuk diurutkan ke Laboratory of Molecular Biology of Emerging Diseases Center for Research in Infectious Diseases (CIENI) INER. Ternyata hasil sampel tersebut menunjukkan positif influenza A (H5N2).

Selanjutnya pada 20 Mei 2024, sampel diterima di Institute of Epidemiological Diagnosis and Reference (InDRE) dari Pusat Ifluenza Nasional Meksiko untuk dianalisis RT-PCR. Dan, pada 22 Mei 2024, pengurutan sampel memastikan subtipe influenza adalah A (H5N2).

Sementara itu, virus influenza hewan biasanya beredar pada hewan tetapi dapat menginfeksi manusia. Penularan pada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi.

Jadi, tergantung pada inang aslinya, virus influenza A dapat diklasifikasikan menjadi virus flu burung, influenza babi, atau jenis virus influenza hewan lainnya. Infeksi virus flu burung pada manusia dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga berat dan dapat berakibat fatal. Mulai dari konjungtivitis, gejala gastrointestinal, ensefalitis dan ensefalopati juga telah dilaporkan.Baca Juga: Jelang PSU di Rohul, ini yang Dilakukan Kapolres di Tambusai Utara

Untuk itu, tes laboratorium diperlukan untuk mendiagnosis infeksi influenza pada manusia. "WHO secara berkala memperbarui protokol panduan teknis untuk mendeteksi influenza zoonosis menggunakan metode molekuler RT-PCR," tulis WHO dikutip dari laman resminya who.int, Jumat (7/6).

Kemudian, bukti menunjukkan bahwa beberapa obat antivirus, terutama penghambat neuraminidase (oseltamivir, zanamivir) dapat mengurangi durasi replikasi virus dan meningkatkan prospek kelangsungan hidup pada beberapa kasus.(***)

Sumber: Riaupos.co




 
Berita Lainnya :
  • Pertama Kali, WHO Ungkap Kematian Akibat Infeksi Flu Burung H5N2
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    7 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved