www.riau12.com
Minggu, 18-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Kain Menteri Kehutanan Tersangkut Saat Tepuk Tepung Tawar di LAMR, Pertanda Apa?
Kamis, 24-04-2025 - 15:25:35 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -Riau12.com- Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni bersama istri menjalani prosesi adat Melayu Tepuk Tepung Tawar, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Kamis (24/4/2025).

Ada hal menarik dalam prosesi tersebut. Usai menjalani tepuk tepung tawar, Menteri Kehutanan bersama istri turun dari singgasana, saat akan duduk di tempat masing-masing kain songket yang dikenakan keduanya lengket karena tersangkut seakan tak ingin berpisah.

Peristiwa menarik itu langsung mendapat tepuk tangan dari tamu undangan yang hadir dalam proses adat tepuk tepung tawar tersebut. "Tak mau berpisah," ucap Menteri Raja Juli Antoni spontan.

Peristiwa itu pun langsung mendapat respon dari Gubernur Riau Abdul Wahid saat memberi kata sambutan acara tepuk tepung tawar.

"Tadi saya melihat selesai tepuk tepung tawar ada fenomena yang bagus menurut saya. Ada kain yang tak ingin dipisahkan," ujar Gubri.

Karena adanya fenomena itu, Gubri Abdul Wahid pun menyampaikan khusus untuk Menteri Kehutanan.

"Apa tanda orang bermarwah, sifat dan prilaku selalu bersama, Pak Menteri orangnya muda dan gagah, tapi orang sungguh setia," ucap Gubri membaca pantun dan disambut tepuk tangan tamu undangan.

"Jadi memang kesetiaan itu sangat penting dalam kehidupan. Setia kita dengan adat, setia kita dengan kampung dan setia kita dengan daerah. Karena apa? Karena kita tidak lupa daratan, tidak lupa diri. Sebab kesetiaan lah yang mengingatkan kita arti jati diri kita," ucapnya.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Kain Menteri Kehutanan Tersangkut Saat Tepuk Tepung Tawar di LAMR, Pertanda Apa?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved