www.riau12.com
Sabtu, 21-09-2019 | Jam Digital
11:13 WIB - Pekanbaru Tuan Rumah, Sekdaprov Canangkan TNI - Polri KKBPK Kesehatan Riau di RSD Madani | 21:45 WIB - 2021 Kontrak Chevron Berakhir, LAM Riau Tegaskan Riau Siap Kelola Blok Rokan 100 Persen | 19:45 WIB - Ratusan Pengendara Terjaring Operasi Patuh Muara Takus 2019 di Duri | 12:45 WIB - Terjadi Lagi, Mobil Xpander Terbakar Berasal Double Cabin Silver | 09:32 WIB - Bawa Sabu dan Todong Polisi Razia, Warga Pekanbaru Tewas Ditembak di Sumbar | 13:15 WIB - Kepemimpinan dan Ketegasan Sukseskan Program KKBPK Tahun 2019 Riau di Kota Pekanbaru
 
Bertempat Di Kamenag, DPPPA Pekanbaru Gelar Kegiatan Pengembangan Sekolah Ramah Anak
Kamis, 29-08-2019 - 15:49:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Bertempat Di Kamenag, DPPPA Pekanbaru Gelar Kegiatan Pengembangan Sekolah Ramah Anak
  •  

    Riau12.com, PEKANBARU-Bertempat di Aula kantor Kamenag Kota Pekanbaru, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) laksanakan kegiatan pengembangan Sekolah Ramah Anak (SRA) tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 29 Agustus 2019 dan dihadiri sebanyak 35 sekolah, terdiri dari : Dinas Pendidiakan Provinsi (2), Dinas Pendidikan kota (24) dan Kakanmenag (9).

    Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan ini yakni terwujudnya sekolah ramah anak di semua sekolah yang ada dan terjalin kerjasama kemitraaan antar dinas terkait untuk mewujudkan sekolah ramah anak diseluruh sekolah yang ada di kota Pekanbaru.

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kakanmenag H. Edward S Umar, M. Ag dan Kepala Madrasah Ibtidayya Uways Alqorni Hilva Ramdhani, S.Pd, M.Pd.

    Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung upaya pengembangan Sekolah Ramah Anak (SRA). Karena hal itu merupakan wujud nyata pelaksanaan pembangunan yang berbasis pemenuhan hak anak.

    Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Mahyuddin pada acara Pembukaan yang kegiatan pengembangan Sekolah Ramah Anak (SRA) tahun 2019.

    Sekolah Ramah Anak, kata Mahyuddin, merupakan satuan pendidikan yang aman, bersih, sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup yang mampu menjamin, menghargai hak-hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya. Serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawasan dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan pelindungan anak di bidang pendidikan.

    Dalam konteks pendidikan, kata Mahyuddin, perlu dipertegas lagi, bahwa anak di dalam dan di lingkungan sekolah wajib dilindungi dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh guru, pengelola sekolah atau teman-temannya di sekolah, atau lembaga pendidikan lainnya.

    "Sehingga setiap orang dilarang memperlakukan anak dengan mengabaikan pandangan mereka secara diskriminatif, termasuk labelisasi dan penyetaraan dalam pendidikan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus," ujarnya, Kamis (29/08/2019).

    Untuk itu, katanya, perlu dibangun persepsi yang sama dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak melalui mekanisme pendidikan yang ramah anak dengan menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang efektif dan efesien, melalui peningkatan dan pengembangan potensi anak yang berpartisipasi secara aktif untuk didengar pendapatnya.

    Pendapat anak tersebut terwujud melalui keberadaan forum anak daerah, wadah partisipasi anak dalam pembangunan. Selanjutnya dapat menjembatani kepentingan anak, orang dewasa dan sebagai tempat belajar anak, berintegrasi sosial sesama teman sebaya, dimana keanggotaannya merupakan perwakilan dari kelompok anak atau kegiatan anak yang dikelola oleh anak-anak yang dapat menjadikan anak sebagai pelapor, yang merupakan sikap positif dan semangat yang harus dimiliki anak.

    "Melalui kegiatan ini saya mintakan penyelenggara pendidikan di sekolah dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemenuhan hak-hak anak yang bersinergi dengan forum anak daerah, agar ke depan jumlah sekolah ramah anak di Pekanbaru meningkat," jelasnya.

    Ditempat yang sama Kabid Pemenuhan Hak Anak, H. Bukhairo mengatakan, sekolah, keadaan fisik dan psikis sekolah juga berpengaruh besar terhadap perkembangan anak. sekolah yang ideal harus memiliki infrastruktur dan sarana yang memadai, sebagai syarat standart pelayanan.

    "Minimal, misalnya, sekolah yang baik terletak tidak terlalu dekat dengan jalan raya. karena disamping bising. polusi udara juga berbahaya bagi anak-anak yang sedang bermain. demikian juga penataan ruang bermain dan belajar ruang belajar anak harus harus dibuat senyaman mungkin. selama ini kita tahu belajar di sekolah adalah duduk tenang dibangku . mendengar penjelasan guru, lalu mengerjakan tugas," kata Bukhairo.

    Sebenarnya kata Bukhairo, ada hal yang jauh lebih menarik minat belajar anak dari pada duduk di bangku. Kita bisa membiarkan mereka belajar atau mengerjakan segala sesuatu dilantai. hal ini dapat mengurangi kejenuhan otot-otot tegang. Mengingat kemampuan konsentrasi anak terbatas kira-kira 1 menit x usianya, maka anak tidak boleh dipaksa untuk terletak pada satu tempat saja.  "Untuk itu, agar siswa merasa mendapatkan dan kenyamann selama berada di sekolah. Pihak sekolah perlu memperhatikan prinsip-prinsiop 6 indikator sekolah ramah anak," pintanya.(r12)




     
    Berita Lainnya :
  • Bertempat Di Kamenag, DPPPA Pekanbaru Gelar Kegiatan Pengembangan Sekolah Ramah Anak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    4 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    5 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    9 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
    10 Ada Mobil Goyang, Setelah Dibuka...Ternyata Polisi Mesum
     
    Pekanbaru Rohil Advertorial Pariwara Galeri Foto Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved