www.riau12.com
Minggu, 18-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Meski Pajaknya Diturunkan, Mobil Sedan Tak Bisa Susul MPV
Jumat, 14-04-2017 - 10:20:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Tangerang - Mobil di segmen sedan di Indonesia dulu sempat menjadi primadona. Namun semakin hari mobil tersebut peminatnya terus berkurang. Pasar mobil di Indonesia kini lebih akrab dengan mobil berkapasitas 7 penumpang atau mobil MPV.

Pertengahan tahun lalu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengusulkan agar pemerintah menurunkan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) sedan kecil. Ini diwacanakan agar segmen sedan kembali hidup lagi di Indonesia sehingga ke depannya mobil yang dibuat di Indonesia bisa bersaing di kancah global.

Namun, menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, jika nantinya PPnBM diturunkan pun, tidak bakalan begitu saja membuat penjualan sedan menjadi meningkat.

"Nggak bisa recovery cepat. Itu sih pasti nggak mungkin, perlu waktu yang panjang dan lama," kata Jonfis di The Spoke Alam Sutera, Tangerang, Kamis (20/4/2017).

Ia menambahkan, salah satu alasan Honda masih bertahan dengan model sedan karena sedan merupakan model pertama yang diluncurkan Honda dan menjadikannya ujung tombak penjualannya.

"Bagi kami sedan itu dulu mobil pertama kami membuat konsumennya percaya pada produk Honda. Kenapa model penting, kalau dia sukses kan berarti konsumen percaya," tambah Jonfis.

"Sekarang waktu kita luncurkan produk first car lagi konsumen bisa terima lagi, jadi itu penting untuk bisa di maintain dengan baik. Cuma ditanya sekarang apakah sedan bisa balik lagi jualan seperti MPV ya nggak mungkin, secara kultural susah udah seperti itu," sambung Jonfis. (detik)



 
Berita Lainnya :
  • Meski Pajaknya Diturunkan, Mobil Sedan Tak Bisa Susul MPV
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved