www.riau12.com
Sabtu, 17-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
77 Orang di Pontianak Positif HIV
Selasa, 11-10-2016 - 10:13:58 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com - PONTIANAK - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pontianak mencatat selama periode Januari-Juni 2016 ditemukan 77 kasus orang baru dengan HIV positif di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

"Ke-17 orang dari 77 kasus baru HIV diantaranya adalah ibu rumah tangga," kata Sekretaris umum KPA Kota Pontianak, Lusi Nuryanti di Pontianak, Senin.

Sementara pada tahun sebelumnya KPA menemukan 156 orang dengan HIV/AIDS (Odha) 50 di antaranya adalah ibu rumah tangga.

Menurut dia, saat ini penularangan HIV masuk ke ranah rumah tangga. "Jadi perogram kita tidak hanya kepada populasi kunci, sehingga pemerintah juga harus fokus ke daerah di mana lelaki beresiko tinggi berada, baik itu di lokasi pelabuhan maupun di lokasi- lokasi lainnya," ucapnya.

Menurut dia, semakin dini mengetahui penyakit HIV tersebut maka pengobatannya pun lebih murah, sehingga tidak harus menunggu harus parah dulu.

"Temuan-temuan kami di Kota Pontianak setiap tahun menurun, tapi itu tidak menutup kemungkinan karena HIV/AIDS ibarat fenomena gunung es, kalau kita tidak terus bekerja menguak dimana saja HIV ini berada, ini menjadi bom waktu, sehingga berisiko pada anak-anak," katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya program pemerintah ibu hamil wajib tes HIV, itu merupakan satu langkah maju dalam mencegah terinfeksinya virus HIV.

"Kalaupun hasil tesnya ibu yang bersangkutan misalnya positif, maka anak yang dikandungnya bisa dicegah menjadi negatif atau tidak terinfeksi virus HIV," katanya.

Sementara saat ini, menurut dia, kebanyakan orang takut untuk melakukan tes HIV karena takut ketahuan dirinya terjangkit.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat agar mau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, jika bisa diketahui lebih awal, maka kesempatan untuk sehat semakin besar, walupun memang HIV sampai saat ini masih belum ada obatnya, karena obat hanya bersifat mempertahankan imun tubuh, agar tidak gampang sakit.

"Tapi jika minum obatnya rutin, insya Allah akan tetap sehat, obatnya juga gratis, kerahasiaannya juga dijamin," katanya. (r12/okz)



 
Berita Lainnya :
  • 77 Orang di Pontianak Positif HIV
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved