www.riau12.com
Sabtu, 17-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
Dilaporkan Ke Bareskrim Polri
Diminta Buktikan Pernyataan, Haris: Ini Salah Kaprah
Rabu, 03-08-2016 - 20:03:37 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA - Koordinator KontraS, Haris Azhar, akhirnya angkat bicara terkait pelaporannya ke Bareskrim Mabes Polri oleh tiga lembaga negara, yakni TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Mabes TNI.

Haris mengatakan, informasi yang disampaikannya ke publik seharusnya terkait pengakuan terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, ditindaklanjuti oleh aparat yang berwenang. Menurutnya, dia tidak memiliki kewajiban  membuktikan informasi yang disampaikannya.

Lebih jauh dia mengatakan, hal itu sama seperti warga negara lainnya yang hanya ingin  memberikan petunjuk, dan selanjutnya bisa ditelusuri penegak hukum. "‎Kalau saya dibebankan untuk membuktikan, menurut saya ini agak salah kaprah," ujarnya di Kantor Kontras, Kramat Raya, Jakarta, Rabu (3/8/2016). ‎

Dia memandang, pelaporan dirinya ke Bareskim adalah modus yang terjadi di banyak tempat. Alumnus Universitas Trisakti itu menilai ada banyak jurnalis, aktivis antikorupsi, aktivis agraria, aktivis buruh dan lain sebagainya yang menuntut dan melindungi hak mereka tetapi justru dikriminalkan. Sementara kasus yang mereka laporkan justru tidak ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
‎
Sebelum Tito Karnavian menjadi Kapolri, katanya, Kontras bersama lembaga swadaya masyarakat (LSM) lainnya pernah merilis daftar aktivis yang pernah dikriminalisasi. "Kasusnya hampir mirip dengan apa yang terjadi dengan saya. Jadi, menurut saya, ini ancaman untuk demokrasi. Orang berbicara, orang menyampaikan pendapatnya, justru malah dipidanakan," ujar Haris.(rp)





 
Berita Lainnya :
  • Diminta Buktikan Pernyataan, Haris: Ini Salah Kaprah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved