www.riau12.com
Sabtu, 17-Oktober-2026 | Jam Digital
14:59 WIB - Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi | 07:59 WIB - BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Ini Alasannya | 20:50 WIB - Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Nasional Tata Kelola Investasi | 20:35 WIB - Ahmad Jais Resmi Jadi Kades PAW Desa Baru, Lanjutkan Masa Jabatan hingga 2028 | 20:13 WIB - Gara-gara Selisih Harga Kasur Rp 40 Ribu, Pedagang di Pekanbaru Disabet Sabit | 20:10 WIB - Wabah Ebola di Kongo Meluas, 6.757 Kasus dan 3.267 Orang Meninggal
 
PBB Tak Bisa Hukum Indonesia karena Kabut Asap
Senin, 19-10-2015 - 11:45:19 WIB

TERKAIT:
   
 

SOLO, Riau12.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tak bisa menjatuhkan sanksi kepada Indonesia meskipun hampir setiap tahun terjadi kebakaran hutan di negara ini.

Hal itu disampaikan salah satu perwakilan Economic and Sosial Commission for Asia and the Pacific (ESCAP) PBB yang berkedudukan di Bangkok, Puji Pujiono.

Kendati asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan adalah masalah yang tidak mengenal batas, PBB tetap tak bisa menghukum Indonesia. Sebab, belum ada ketentuan yang mengatur hukuman kepada negara yang menimbulkan kabut asap.

Ini disebabkan skala kerusakan dan dampaknya belum bisa diukur.

 "Masalah asap berbeda dengan masalah tumpahan minyak, kecelakaan industri yang mendadak ada konvensi internasional. Yang ada hanyalah perjanjian kerja sama ASEAN," ucap Puji di Solo, Jawa Tengah, Minggu (18/10/2015).

Meski belum ada sanksi karena mengekspor asap, bukan berarti Indonesia tak serius menangani bencana asap. Justru sebaliknya, Indonesia mencari cara agar kebakaran lahan ini tak selalu terjadi setiap tahunnya.

"Perlu mencari penyelesaian dan pencegahan dan mengurangi serta mengendalikan kebakaran," tuturnya. Terbukti saat ini tindakan pencegahan terus dilakukan dibantu negara-negara tetangga.

"Upaya penanggulangan, beberapa negara sudah membantu. PBB juga punya program penyelamatan hutan, restorasi, juga lingkungan," pungkasnya.

Kebakaran hutan dan lahan memang sedang terjadi di sebagian provinsi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Bahkan, kebakaran hutan juga sudah melanda Papua beberapa pekan terakhir.(r12/okz)



 
Berita Lainnya :
  • PBB Tak Bisa Hukum Indonesia karena Kabut Asap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved