www.riau12.com
Jum'at, 28-Februari-2020 | Jam Digital
08:30 WIB - Dishub Riau dan Tim Gabungan akan Tertibkan 70.000 Truk ODOL Tahun Ini | 06:55 WIB - Serangan Jantung di Usia Muda dan Kematian Mendadak Jelang Subuh | 21:45 WIB - Dugaan Diselewengkan, Anggaran Pengadaan Komputer UNBK Rp2,5 Miliar Disdik Riau Diusut | 16:15 WIB - Takjub, Kampar Kiri Hulu Miliki 27 Air Terjun dengan Tinggi 10 sampai 150 Meter | 13:30 WIB - Oknum Polisi di Bengkalis Ditangkap BNN dan Bea Cukai Dumai | 09:32 WIB - Korban Tabrak Lari, Pedagang Sayur Jasadnya Hancur Dilindas Dekat Kantor Desa Tarai Bangun
 
Duh, Pertumbuhan Ekonomi Riau Terendah di Pulau Sumatera
Senin, 10-02-2020 - 18:45:23 WIB

TERKAIT:
 
  • Duh, Pertumbuhan Ekonomi Riau Terendah di Pulau Sumatera
  •  

    Riau12.com, PEKANBARU-Perekonomian Riau hanya mampu tumbuh sebesar 2,84 persen selama tahun 2019 dan mengalami pertumbuhan ekonomi terendah di wilayah Pulau Sumatera tahun 2019.


    "Pertumbuhan perekonomian Riau tahun 2019 sebesar 2,84 persen, artinya masih di bawah angka pertumbuhan perekonomian di wilayah Sumatera yang secara kumulatif tumbuh 4,57 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin di Pekanbaru, Senin (10/2/2020).


    Jika dilihat dari pertumbuhan PDRB Regional Sumatera Tahun 2019(c-to-c), kata Misfaruddin, ternyata Riau berada diposisi paling 'bontot'. Yang mana, provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera adalah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan pertumbuhan sebesar 5,71 persen.


    Lalu, diikuti oleh Lampung tumbuh 5,27 persen, Sumatera Utara (Sumut) tumbuh 5,22 persen, Sumatera Barat (Sumbar) tumbuh 5,05 persen, Bengkulu tumbuh 4,96 persen, Kepulauan Riau (Kepri) tumbuh 4,89 persen, Jambi tumbuh 4,40 persen, Aceh tumbuh 4,15 persen, Bangka Belitung (Babel) tumbuh 3,32 persen dan terakhir Riau tumbuh 2,84 persen.


    "Namun bila dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya tumbuh 2,37 persen, ekonomi Riau tahun 2019 cukup membaik dengan tumbuh 2,84 persen.Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh 14,02 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga yang tumbuh sebesar 16,14 persen," ujarnya.


    Sedangkan, jika ditinjau berdasarkan kontribusi dari masing-masing PDRB provinsi di wilayah regional Sumatera, Sumatera Utara dan Riau merupakan provinsi dengan kontribusi tertinggi yaitu masing-masing sebesar 23,39 dan 22,33 persen. Kontribusi terkecil terhadap PDRB Sumatera adalah Provinsi Bengkulu yaitu sebesar 2,11 persen.(Grc/R12)



     
    Berita Lainnya :
  • Duh, Pertumbuhan Ekonomi Riau Terendah di Pulau Sumatera
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    4 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    9 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
    10 Ada Mobil Goyang, Setelah Dibuka...Ternyata Polisi Mesum
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved