www.riau12.com
Kamis, 20-09-2018 | Jam Digital
13:55 WIB - Menhub RI Sebut Kecelakaan Banyak Merenggut Usia Muda | 11:44 WIB - Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242 | 10:12 WIB - Disdalduk KB Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK se-kota Pekanbaru, | 08:25 WIB - Lurah dan Forum RT RW Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih | 20:30 WIB - Kepergok Mesum, 8 Pasangan Remaja di Dumai Diciduk Petugas Gabungan di Kos-Kosan | 19:30 WIB - Massa Alamak Berdemo Minta Kasus Dugaan Tipikor Pembangunan Pipa Transmisi Dituntaskan
 
Adanya Dugaan Konspirasi Monopoli Proyek di Kampar, Gempar Berdemo
Senin, 28-05-2018 - 15:05:23 WIB

TERKAIT:
 
  • Adanya Dugaan Konspirasi Monopoli Proyek di Kampar, Gempar Berdemo
  •  

    Riau12.com-BANGKINANG-Gerakan Mahasiswa Masyarakakat Peduli Kampar (Gempar), Senin (28/05) melakukan orasi di depan kantor Bupati Kampar sembari memampang Foto-Foto Bupati Kampar H. Aziz Zaenal, Afrizal Hidayat, Kabag ULP Dicky Rahmadi,Kadis PUPR Kampar Afdal, Kasubag ULP Ade Sahputra dan Kabid Khairil Anwar.

    Dalam aksi mereka ini Kordinator Umum Gempar Erlangga , menyebutkan bahwa monopoli proyek di Kabupaten Kampar sangat nyata sekarang dan itu terlihat mulai dari Tahun 2017 dan 2018. "Jadi melihat sistem pemerintahan di Kampar ini sudah tidak benar lagi untuk itu aparat hukum jangan hanya diam,"bebernya.

    Sudah ada Perusahaan yang akan menang dalam setiap proyek di Kabupaten Kampar. Jadi tidak ada gunanya lagi mengikuti lelang, jika sudah ada perusa‎haan yang memiliki proyek yang dilelang oleh ULP. " Salah satunya oknum anggota keluarga pemimpin Kampar, menjadi penentu siapa perusahaan yang mendapatkan proyek,"ujarnya.

    Yang perlu diketahui lagi, konspirasi lelang di ULP sudah memberikan RAB bagi perusahaan yang sudah ditunjuk. Jadi sudah jelas sekali perusahaan yang menang. "Karena polanya sama antara Tahun 2017 sampai 2018," jelasnya.

    Dalam monopoli proyek ini tentu sudah jelas sekali terlibat Kabag ULP Dicky Rahmadi,Kadis PUPR Kampar Afdal, Kasubag ULP Ade Sahputra dan Kabid Khairil Anwar. "Untuk itu kami harapkan aparat hukum mengungkapnya. Karena hanya mereka yang bisa membuka data-data tersebut,"jelasnya.

    Selain itu dalam pemberian proyek untuk perusahaan yang ditunjuk ini ada makelarnya. Jadi bagi perusahaan yang diberikan proyek harus memberikan 'fee‎' yang sudah ada kesepakatannya. "Makanya sangat kita sesalkan sekali hal seperti bisa terjadi di kepemimpinan Bupati Kampar H. Aziz Zaenal, karena kepercayaan masyarakat sedang ada padanya,"tegasnya.

    Terkait isu monopoli proyek ini Kadis PUPR Afdal membatah bahwa tidak pernah terjadi. Karena dari mana cara melakukannya itu, jadi jangan mengada-ngadalah." Karena kita transparan dalam melakukannya,"ucapnya.

    Untuk itu kepada adik-adik mahasiswa jangan mau di manfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. " Telusuri kebenarannya, jangan mau di hasut oleh oknum yang mau merusak hubungan,"tutupnya. (rsky)



     
    Berita Lainnya :
  • Adanya Dugaan Konspirasi Monopoli Proyek di Kampar, Gempar Berdemo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    4 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    5 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    9 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
    10 Ada Mobil Goyang, Setelah Dibuka...Ternyata Polisi Mesum
     
    Pekanbaru Rohil Advertorial Pariwara Galeri Foto Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved