www.riau12.com
Kamis, 16-09-2021 | Jam Digital
18:00 WIB - WP di Pekanbaru Kini Bisa Bayarkan Kewajiban Gunakan e-Commerce | 15:23 WIB - Prodi Ilmu Komunikasi UIN SUSKA RIAU Sambut Mahasiswa Baru Secara Daring | 19:45 WIB - Tim Kukerta Balek Kampung, UNRI Latih Pelaku UMKM Cara Pemasaran Produk | 23:11 WIB - Peringatan Tahun Baru Islam, Jamaah Masjid Al-Irsyad Undang Ustadz Dan Anggota DPD/ MPR RI | 21:23 WIB - Dugaan 'Mengcovidkan' Pasien, RSD Madani Pekanbaru Dilaporkan ke Polda Riau | 19:21 WIB - DP3AM : 59 Anak di Pekanbaru Alami Kekerasan, Alasan Ekonomi Penyebabnya
 
Dugaan 'Mengcovidkan' Pasien, RSD Madani Pekanbaru Dilaporkan ke Polda Riau
Jumat, 06-08-2021 - 21:23:45 WIB
TERKAIT:
 
  • Dugaan 'Mengcovidkan' Pasien, RSD Madani Pekanbaru Dilaporkan ke Polda Riau
  •  


    PEKANBARU, Riau12.com - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru dilaporkan ke Polda Riau atas kasus dugaan 'mengcovidkan' pasien yang merupakan warga Kota Pekanbaru bernama Maryati.

    Hal tersebut dilaporkan oleh suami korban yang bernama Saiful. Ia menduga bahwa istrinya dicovidkan dengan alasan-alasan yang kuat.

    Ia menceritakan kejadian berawal istrinya dibawa ke Rumah Sakit Daerah Madani Pekanbaru pada hari Kamis tanggal 22 Juli 2021. Pada keesokan harinya tanggal 23 Juli 2021 pukul 14.55 WIB, istrinya telah dikabarkan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

    "Pada tanggal 23 Juli itu, saya sempat masuk ke tempat ruangan istri saya, namun disuruh keluar oleh pihak rumah sakit dan mengatakan saya tidak boleh melakukan kontak sama siapapun," ujar Saiful, Jumat (6/8/2021).

    Setelah beberapa jam kemudian, Saiful dikabarkan oleh pihak rumah sakit bahwasannya istrinya dikabarkan meninggal akibat Covid-19.

    Mendapat pernyataan itu, Saiful meminta hasil test PCR kepada pihak rumah sakit dan mereka tidak bisa memberikan hasil yang diminta oleh Saiful tersebut.

    "Pada hari istri saya meninggal dibilang karena Covid-19, saya minta hasil test PCR-nya, tapi mereka tidak bisa memberikannya, mereka baru memberikannya 5 hingga 6 hari setelahnya," lanjutnya.

    Saiful lalu mengikuti regulasi pihak rumah sakit, pada tanggal 30 Juli 2021, ia mendatangi rumah sakit tersebut untuk meminta kembali hasil test PCR milik istrinya.

    "Mereka memang memberikan hasil test PCR sewaktu saya datang kembali, namun yang anehnya, hasil test PCR saya sudah keluar pada tanggal 23 Juli 2021 dimana hari istri saya meninggal, jadi kenapa mereka tidak bisa memberikannya langsung, saya tidak terima," ungkapnya.

    "Jadi ini apa, saya menduga istri saya dicovidkan, dimana transparansi pihak rumah sakit. Kenapa mereka tidak langsung memberikan hasil test PCR pada tanggal 23 Juli sewaktu istri saya meninggal, kenapa mereka suruh tunggu dengan berbagai alasan," lanjutnya.

    Atas dasar itulah, Saiful melaporkan dugaan istrinya dicovidkan oleh pihak Rumah Sakit Madani Pekanbaru ke Polda Riau. "Jika memang pihak rumah sakit cepat memberikan hasil test PCR nya, saya pastinya akan langsung isolasi mandiri, namun pihak rumah sakit telah menelantarkan istri saya selama berhari-hari," pungkasnya.(Cakaplah)



     
    Berita Lainnya :
  • Dugaan 'Mengcovidkan' Pasien, RSD Madani Pekanbaru Dilaporkan ke Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    7 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved