www.riau12.com
Jum'at, 28-Februari-2020 | Jam Digital
08:30 WIB - Dishub Riau dan Tim Gabungan akan Tertibkan 70.000 Truk ODOL Tahun Ini | 06:55 WIB - Serangan Jantung di Usia Muda dan Kematian Mendadak Jelang Subuh | 21:45 WIB - Dugaan Diselewengkan, Anggaran Pengadaan Komputer UNBK Rp2,5 Miliar Disdik Riau Diusut | 16:15 WIB - Takjub, Kampar Kiri Hulu Miliki 27 Air Terjun dengan Tinggi 10 sampai 150 Meter | 13:30 WIB - Oknum Polisi di Bengkalis Ditangkap BNN dan Bea Cukai Dumai | 09:32 WIB - Korban Tabrak Lari, Pedagang Sayur Jasadnya Hancur Dilindas Dekat Kantor Desa Tarai Bangun
 
Galeri Foto
Banyak Terima Keluhan Soal IPAL, Komisi IV DPRD Pekanbaru Turun Lapangan
Jumat, 20-12-2019 - 15:12:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Banyak Terima Keluhan Soal IPAL, Komisi IV DPRD Pekanbaru Turun Lapangan
  •  

    Riau12.com, PEKANBARU - Banyaknya keluhan yang disampaikan oleh masyarakat Pekanbaru terkait pembangunan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pekanbaru yang digagas oleh Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, membuat kalangan wakil rakyat di DPRD Pekanbaru tidak bisa berdiam diri.

    Menindaklanjuti keluhan warga, Komisi IV DPRD Pekanbaru melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan proyek IPAL yang berlokasi di Simpang Jalan Teratai Pekanbaru, Selasa (17/12).


    Kehadiran rombongan Komisi IV DPRD Pekanbaru yang dipimpin oleh Sigit Yuwono serta sejumlah anggota Komisi IV seperti Rois, Ruslan Tarigan, Roni Paslah, Nurul Iksan dan Robin Eduar, disambut oleh sejumlah kontraktor PT Wika dan pengawas proyek dari PT Smec. Rombongan Komisi IV diajak berkeliling lokasi proyek, sembari melihat proses pengerjaan IPAL secara langsung.


    Manager Proyek IPAL, Luthfi mengungkapkan, progres pengerjaan proyek IPAL sendiri sudah mencapai angka 40 persen hingga pertengahan Desember dan 60 persen pada akhir Desember nanti. Setiap keluhan yang disampaikan masyarakat nantinya akan ditindaklanjuti, termasuk aduan kerusakan jalan dan sejumlah bangunan milik warga yang mengalami kerusakan.


    "Secara keseluruhan, progres pembangunan proyek IPAL saat ini sudah mencapai angka 40 persen dan mendekati angka 60 persen jelang akhir tahun 2019 nanti. Kami juga mendengar, adanya sejumlah keluhan yang disampaikan masyarakat. Kami memastikan, kami akan bertanggungjawab penuh terhadap setiap kerugian yang dialami masyarakat. Hanya saja, masyarakat harus bersabar karena semua ada tahapan yang dilalui. Untuk pengaspalan jalan sebagian sudah dimulai, contohnya di Jalan Ketitiran Sukajadi. Nanti semua akan kita aspal ulang, tapi mohon bersabar," ungkap Luthfi .