www.riau12.com
Sabtu, 24-08-2019 | Jam Digital
17:13 WIB - Mahfud MD : Kasus Ustadz Abdul Somad Sudah Kadaluarsa | 15:15 WIB - Daster Terlilit Rantai Motor, Nurhayati Terseret 5 Meter Hingga Pingsan | 13:07 WIB - 44 Titik Panas Muncul Lagi, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas | 11:45 WIB - Sempat Prihatin, M Amin : Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Siap Berikan Layanan Terbaik | 09:32 WIB - Bupati Amril Lantik 48 Pejabat Administrator dan 89 Pejabat Pengawas | 18:23 WIB - 6 Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat
 
Parah, 5.000 Warga Riau Mengidap HIV/AIDS
Senin, 03-12-2018 - 06:45:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Parah, 5.000 Warga Riau Mengidap HIV/AIDS
  •  

    Riau12.com, PEKANBARU-Terungkap dalam puncak peringatan Hari AIDS se-Dunia oleh Komisi
    Penanggulangan AIDS (KPA) Riau dan Pemerintahan Provinsi Riau pada
    Minggu (2/12/2018) bekerjasama dengan Transmart Pekanbaru dengan mencatat 5.000 orang warga Riau mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) hingga Oktober 2018, atau bertambah 1.000 orang dari tahun 2017.

    Dengan angka tersebut artinya pengidap HIV/AIDS di provinsi tersebut melonjak 25 persen.

    "Puncaknya Hari AIDS se Dunia sebenarnya kan 1 Desember, kita sudah melakukan berbagai macam kegiatan. Hari ini kita bekerjasama dengan Transmart Retail, beberapa pihak, Dinas Kesehatan, hingga Persatuan Dokter Spesialis Kulit Kelamin," beber Manager Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau, Helmi Yardi sebagaimana diberitakan Tribun Pekanbaru.

    Helmi menyebut, konsep kegiatan puncak Hari AIDS se Dunia di Transmart Pekanbaru melibatkan seluruh elemen, mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, dan anak muda.

    Ketiga elemen itu bergabung menjadi satu sehingga sosialisasi tentang HIV dan AIDS lebih menyeluruh.

    "Jadi tiga konsep itu yang kita pakai, kita libatkan anak-anak karena saat ini khasus HIV AIDS di Riau itu nomor tiga pada ibu rumah tangga, sehingga anak yang lahir dari ibu-ibu itu banyak yang positif HIV, pada saat mereka bersekolah, mereke dikucilkan dari pergaulaan.

    Ini jadi salah satu cara kita untuk mengedukasi masyarakat dan orangtua, bahwa kalau ada anak yang positif HIV tidak perlu dijauhi, dan tak perlu dikeluarkan dari sekolah," jelasnya.

    "Untuk orangtua, ibu rumah tangga juga jadi sasaran kita melakukan edukasi, agar mau test HIV. Untuk anak muda, 80 persen HIV itu diidap oleh usia muda, anak muda itu rentan, labil dan mudah melakukan hubungan seks beresiko, menggunakan narkoba, pakai tato bergantian jarum, sehingga kita edukasi disini melalui berbagai kegiatan," tambah Dia.

    Helmi mengaku, angka pengidap HIV/AIDS di Riau terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

    5.000 lebih masyarakat Riau kini menjadi pengidap HIV/AIDS berdasarkan data terakhir Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau pada bulan Oktober.

    Dibanding 2017, terdapat peningkatan di tahun ini sekitar 1000 penderita.

    KPA sebagai komisi yang memiliki perhatian khusus terhadap penderta AIDS, terus berupaya melakukan berbagai program dengan cara bekerjasama dengan berbagai element masyarakat, dan stakeholder lainnya.

    Sesuai instruksi Kementrian Kesehatan, KPA dalam programnya menerapkan konsep Getting To 3 Zeroes yang berarti Zero New HIV Infection dengan harapan tidak ada lagi temuan kasus HIV baru atau nol pada tahun 2030.

    Kemudian Zero Stigma and Discrimination atau tidak ada stigma dan diskriminasi terhadap ODHA, dan terkahir Zero AIDS Related Death yang berarti tidak ada lagi orang yang meninggal akibat HIV/AIDS.

    Untuk mewujudkan program tersebut tambah Helmi, KPA di Riau terus berkerjasama dengan berbagai pihak guna mensosialisasikan itu ke semua segmen.

    "Di Riau KPA bekerjasama dengan semua SKPD di Riau, kalau dia dinas tenaga kerja, maka sasaran dia ke kedinasannya, kepada tenaga kerja dan kepada perusahaan. Intinya sama-sama bergerak, seluruh kegiatan dilakukan bersama sesuai tupoksinya," terangnya.(rsky/r12)



     
    Berita Lainnya :
  • Parah, 5.000 Warga Riau Mengidap HIV/AIDS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    4 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    5 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    9 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
    10 Ada Mobil Goyang, Setelah Dibuka...Ternyata Polisi Mesum
     
    Pekanbaru Rohil Advertorial Pariwara Galeri Foto Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved