www.riau12.com
Minggu, 17-November-2019 | Jam Digital
11:49 WIB - Syahrul Aidi: Pemerintah Pusat dari Dulu Tak Adil ke Riau | 10:12 WIB - Siang Ini, Pria Ini Akan kembalikan Uang Setinggi Menara Eiffel Totalnya Rp477 Miliar Ke Kejagung | 06:55 WIB - Gagahi Putri Kandungnya Berkali-kali, Ayah: Dia Sudah Tak Perawan Lagi, Anaknya Nakal | 16:15 WIB - Tak Lulus Sertifikasi, Pasangan Calon Suami Istri Tak Boleh Menikah | 13:55 WIB - Bunuh 100 Orang, Wanita Cantik Ini Jadi Buronan ISIS, Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar | 11:15 WIB - Kemen PUPR Ubah Air Gambut Jadi Air Baku, Wawako Pekanbaru Beri Apresiasi
 
Inilah Penyebab Ketok Palu APBN 2016 Lama
Sabtu, 31-10-2015 - 11:35:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Inilah Penyebab Ketok Palu APBN 2016 Lama
  •  

    JAKARTA, Riau12.com - Sidang paripurna akhirnya mengesahkan dengan syarat Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2016 menjadi Undang-Undang (UU).

    Padahal sebelum APBN tersebut diketok palu, terjadi perdebatan pajang mengenai draft Penyertaan Modal Negara (PMN) pada 26 BUMN. Khusunya dari Fraksi Partai Gerakan Ndonesia Raya (Gerindra).

    Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan, perdebatan panjang tersebut terjadi lantaran 10 fraksi di DPR ingin terlebih dahulu melihat garis politik anggaran pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

    "Sebenarnya semua teman-teman di DPR lepas dari fraksinya semua ingin melihat garis politik anggaran pemerintahan Jokowi-JK. Jadi teman-teman di DPR ingin melihat korelasi janji Jokowi-JK dengan politk anggaran," ujar Hendrawan dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Sabtu (31/10/2015).

    Menurutnya, janji Jokowi-JK semasa kampanye menjadi penyebab perdebatan panjang di sidang paripurna DPR. Jokowi-JK dahulu berjanji akan mensejahterahkan rakyat.

    "Jadi di DPR melihat jangan sampai anggaranya beda saja, tapi dulu sejumlah kampanye mengusung janji-janji yang begitu besar," katanya.

    Sebelumnya, pada Jumat 30 Oktober kemarin, sidang paripurna ke-9 DPR memutuskan untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang APBN menjadi UU APBN 2016.

    Fraksi Gerindra yang sempat menolak akhirnya bersama sembilan fraksi lainnya sepakat melegalkan UU APBN yang diusulkan dan dirumuskan pertama kali oleh Pemerintah Presiden Jokowi.

    Dalam persetujuan RUU ABPN menjadi UU APBN disepakati dengan catatan memasukkan seluruh catatan dari fraksi-fraksi sebagai satu kesatuan yang utuh dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya oleh Pemerintah.(r12/okz)




     
    Berita Lainnya :
  • Inilah Penyebab Ketok Palu APBN 2016 Lama
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    4 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    5 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    6 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    9 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
    10 Ada Mobil Goyang, Setelah Dibuka...Ternyata Polisi Mesum
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved